Satu Orang Alami Luka Dalam Kebakaran Limbah Plastik di Tangerang

BATAMCLICK.COM: Kebakaran yang melanda lapak penampungan limbah plastik di RT/RW 03/01, Kelurahan Mekar Sari, Kabupaten Tangerang, Banten pada Selasa pagi, mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar, sehingga dilarikan ke Puskesmas terdekat.

“Korban bernama Masha (50) mengalami luka di bagian kakinya akibat terkena bara api, sekarang sudah dilarikan ke Puskesmas terdekat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat di Tangerang, Selasa.

Dia menerangkan dalam penanganan peristiwa kebakaran lapak limbah plastik seluas 2.500 meter persegi itu, pihaknya telah menerjunkan lima unit mobil pemadam kebakaran.

BACA JUGA:   Alasan Guardiola Rekrut Grealish meski Lini Serang Sudah Sesak

Dari lima unit mobil tersebut, merupakan kendaraan gabungan tim evakuasi dan penyelamatan dari pos unit pos Sepatan, Pakuhaji dan mako Curug dengan 28 personel.

“Untuk penanganan kebakaran ini kita sudah kerahkan lima unit mobil, satu dari pos Sepatan, Pakuhaji dan dua unit dari mako Curug,” katanya.

Ia mengungkapkan untuk awal terjadinya kebakaran diketahui setelah petugas mendapat laporan dari warga tentang adanya kejadian kebakaran pada Selasa pagi sekitar pukul 08.21 WIB, dan pihaknya segera bergegas menuju lokasi.

Kemudian, sesaat tiba di lokasi kejadian api sudah berkobar besar dan telah berhasil melahap lapak limbah plastik yang ada di sekitarnya.

BACA JUGA:   Pertemuan Tahunan IMT-GT di Batam, Menko Airlangga Tekankan Integrasi Kawasan Masterplan Konektivitas Asean 2025

Petugas dari tim gabungan berhasil memadamkan api dalam waktu cukup lama, karena selama proses penanganan kebakaran, pihaknya mengalami kesulitan terkait objek yang terbakar tersebut mudah meluas.

“Asal api, menurut pelapor atau saksi mata sudah besar di pinggir lapak plastik. Dugaan sementara dari puntung rokok,” tuturnya.

Atas insiden kebakaran itu, pemilik lapak ditaksir mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. “Taksiran kerugian sekitar Rp100 juta,” kata dia.

Sumber: Antara