Batam – Seorang pria berinisial MIA (29), asal Kota Bekasi, Jawa Barat, ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tergantung di kamar kosnya. Lokasi kejadian berada di sebuah kios di Kampung Durian, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Peristiwa tragis yang diduga dipicu oleh stres ini pertama kali diketahui oleh dua orang tetangga kios usaha korban pada Minggu (20/7/2025) pagi.
“Kejadiannya Minggu pagi sekitar pukul 10.40 WIB, di kamar kos Kampung Durian, tempatnya kios konter ponsel,” terang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bengkong, Iptu Yuli Endra, S.K.K.K, dalam keterangan pers Minggu sore.
Penemuan korban bermula ketika salah seorang rekan yang juga tetangga kios MIA(29) merasa curiga lantaran korban tidak terlihat selama dua hari. Karena penasaran, ia mengajak saksi kedua yang juga merupakan tetangga kios untuk mengintip dari sela-sela rolling door kios korban.
“Dibuka sedikit pintu rolling door oleh kedua teman korban, saat itu mereka melihat korban dalam posisi tergantung,” jelas Kapolsek Endra.
Kedua rekan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Rukun Tetangga (RT) setempat, keluarga korban, dan pihak kepolisian Polsek Bengkong. Polisi pun langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
“Korban sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kepolisian Daerah (Polda) Kepri tadi, dan adik kandungnya juga sudah di sana.Hasil visum luar menunjukkan tidak ditemukan adanya kekerasan di tubuh korban selain dari akibat jeratan tali di leher yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Endra.
Dari keterangan pengelola kios, diketahui bahwa korban belum membayar sewa kios selama tiga bulan. Sementara itu, informasi dari tetangga sekitar mengungkap bahwa korban MIA kerap bercerita terkait persoalan rumah tangga dan berencana mengurus perceraian dengan istrinya.
Polisi menduga MIA mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di dalam kios yang disewanya. Motif sementara diduga kuat karena faktor depresi.
“Bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali di sudut dinding dalam ruangan kios. Dugaan motif karena pusing (depresi, red) soal rumah tangga, terlebih lagi ingin bercerai dengan istrinya,” tutur Perwira Angkatan 48 ini.
Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater ataupun klinik kesehatan mental.









