Dinilai Serang Pribadi dan Institusi, Kejari Batam Segera Adukan Salah Satu Media di Batam

Batamclick.com, Batam – Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam menyayangkan adanya pemberitaan salah satu media online yang dinilai tendensius dan menyerang secara pribadi dan institusi tanpa adanya konfirmasi atau coverbodside.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi, saat Konferensi pers, di kantor Kejaksaan Negeri Batam, Jumat (19/1/2024) sore.

Dikatakan Kasna, pihaknya akan melaporkan ke dewan pers terkait pemberitaan dari salah satu media online tersebut .

“Saat ini kami sedang manata untuk laporan ke dewan pers, agar lebih lengkap dan tersusun,” ujar Kasna.

Kasna juga menjeaskan, bahwa pemberitaan dari media online yang dimaksud itu, sudah sering kali terjadi. Oleh sebab itu, pihaknya merasa penting untuk menyampaikan hal ke publik dikarenakan, agar tidak terjadi pemikiran negatif tentang kinerja Kejaksaan Batam.

BACA JUGA:   Malaysia Jejaki Pariwisata Batam di Masa Pandemi

“Sebenarnya kami sudah sering mendapatkan pemberitaan yang tidak berimbang dari media yang sama, akan tetapi selama ini kami masih diamkan saja, yang kami fahami, wartwan atau media itu masih berpedoman pada undang-undang pers dan kode etik jurnalistik,” ucap Kasna.

“Tapi ini sudah menyerang pribadi dan institusi, makanya setelah kami konsultasi dengan ahli pers, selanjutnya kami akan menyusun untuk membuat laporan ke Dewan Pers,” sambung Kasna.

Kasna mengatakan pemberitaan yang dimaksud dari media online tersebut adalah terkait putusan terhadap 4 perkara PMI, yang media tersebut menilai terlalu ringan.

” Setiap perkara itu berbeda penanganan dan penelaahan nya untuk membuat suatu tuntutan,” tegas Kasna kepada awak media.

Bahkan perkara yang media tersebut tulis, beberapa diantaranya diputus lebih ringan dari tuntutan JPU oleh hakim. Baginya, hakim pasti punya pertimbangan tersendiri.

BACA JUGA:   Sisa Sekardus, Ria Ricis Bagi-Bagi Emas Suvenir Pernikahan ke Penggemar

“Dia, pernah konfirmasi ke saya beberapa waktu lalu, akan tetapi kami tidak bisa menerangkan secara spesifik. Sebab, setiap perkara itu berbeda. Sebelum membuat keputusan tuntutan itu sudah melalui proses. Terahir memang keputusan ada di saya untuk tuntutan itu,” ucap Kasna.

“Ini yang dipermasalahkan hanya tuntutan kami saja. Padahal ada beberapa pertimbangan hakim, pada perkara itu diputus lebih ringan dari tuntutan kami,” jelas Kasna.

Disinggung terkait langkah yang akan diambil selanjutnya atas pemberitaan media online tersebut, yang akan melaporkan Kejaksaan Negeri Batam, kepada Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (KKRI) dan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Jamwas Kejagung RI) serta Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kajagung RI) ST Burhanuddin, Kasna Dedi pun menanggapi dengan santai.

BACA JUGA:   Anggota TNI Dan Warga, Pejuang Untuk Pembangunan Di Desa Tamansari

Kami akan menunggu seperti apa keputusan dari dewan pers nantinya. Yang jelas kami belum mendapatkan informasi terkait itu dari Kejagung.

” Disini kami hanya menjelaskan kepada publik melalui media yang hadir ini, bahwa kejaksaan negeri Batam tidak seperti apa yang diberitakan oleh media tersebut,” tutup Kasna.