BATAMCLICK.COM: Senja di Ranai terasa berbeda. Langit sore yang biasanya sunyi, kali ini dipenuhi haru dan senyum bahagia. Di halaman Masjid Agung Baitul Izzah, Selasa (17/6/2025), puluhan keluarga dan kerabat telah menanti dengan wajah penuh rindu. Mereka bersiap menyambut kedatangan para tamu Allah — jamaah haji Kabupaten Natuna yang baru saja pulang dari tanah suci.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, hadir langsung memimpin prosesi penyambutan. Bersama Wakil Bupati Jarmin, Sekda Boy Wijanarko, jajaran Forkopimda, para anggota DPRD, pimpinan OPD, tokoh agama, dan masyarakat, suasana menjadi penuh kekhidmatan. Acara diawali dengan salat Ashar berjamaah — sebuah momen spiritual yang mempersatukan hati para tamu Allah dan warga yang menyambut mereka.
“Pertama-tama kita panjatkan syukur kepada Allah SWT karena bapak dan ibu jamaah haji telah kembali ke Natuna dalam keadaan sehat dan selamat. Hari ini adalah hari penuh syukur dan kebahagiaan,” ucap Bupati Cen Sui Lan, dengan suara lembut namun penuh makna.
Ia tak hanya mengucapkan selamat, tapi juga menyematkan doa agar seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur, serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.
Apresiasi pun disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji tahun ini — mulai dari panitia daerah, tenaga medis, hingga petugas pendamping dan OPD yang telah bekerja tanpa lelah demi kenyamanan jamaah.
Dalam laporannya, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Natuna, H. Nasoha, menyebutkan bahwa jumlah jamaah haji tahun ini berjumlah 57 orang, terdiri dari 24 laki-laki dan 33 perempuan. Mereka datang dari berbagai kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Natuna.
Salah satu momen yang mengharukan adalah saat H. Mustaqim, S.IP, mewakili para jamaah menyampaikan kesan dan pesan. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Pemerintah Kabupaten Natuna atas fasilitas dan perhatian yang sangat membantu selama perjalanan ibadah haji.
“Perjalanan ini luar biasa. Tapi yang membuat kami kuat adalah dukungan dari tanah kelahiran kami. Terima kasih, Natuna,” ucapnya lirih, disambut isak haru dari jamaah dan keluarga yang hadir.
Hari itu, Natuna tak sekadar menyambut kepulangan jamaah haji. Ia menyambut pulangnya doa, harapan, dan berkah — dari tanah suci ke bumi pertiwi.(lin)









