BARAMCLICK.COM- Di pesisir Tanjung Uma, persoalan sampah tidak selesai hanya dengan mengangkat plastik dari pasir dan memindahkannya ke tempat penampungan. Ada kebiasaan yang perlu diubah, kesadaran yang harus ditumbuhkan, dan lingkungan yang mesti dirawat bersama. Dari persoalan sehari-hari itulah komitmen keberlanjutan sebuah perusahaan perhotelan menemukan bentuk yang lebih nyata.
Sepanjang 2026, Ascott Regional Batam menjalankan serangkaian program sosial dan lingkungan di berbagai wilayah Batam. Perusahaan yang kini menaungi delapan properti itu tidak hanya memperluas jaringan akomodasi, tetapi juga berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan operasionalnya.
Komitmen tersebut berada di bawah program global Ascott Cares, yang bertumpu pada lima pilar: Community, Alliance, Respect, Environment, dan Supply Chain. Kelima pilar itu menjadi landasan bagi berbagai kegiatan, mulai dari pendidikan lingkungan untuk anak-anak, bantuan sosial bagi warga, hingga pemberdayaan penyandang disabilitas.
Bagi industri perhotelan, keberhasilan lazim diukur melalui tingkat hunian, pertumbuhan pendapatan, dan kepuasan tamu. Namun, keberadaan hotel juga membawa tanggung jawab yang melampaui urusan kamar dan layanan. Hotel beroperasi di tengah masyarakat, menggunakan sumber daya lingkungan, serta menjadi bagian dari ekosistem ekonomi setempat. Karena itu, keberlanjutan menuntut lebih dari sekadar efisiensi operasional.
Dari ruang kelas hingga kampung warga
Tahun ini, Ascott Regional Batam memulai rangkaian kegiatan sosialnya dengan mendatangi SDN 001 Lubuk Baja pada Januari. Melalui program Little Heroes, Big Change, perusahaan bekerja sama dengan Tanjung Uma Empowerment untuk mengenalkan pengelolaan sampah dan kepedulian lingkungan kepada para pelajar.
Anak-anak diajak memahami pentingnya memilah sampah sejak dini. Sekolah juga menerima perlengkapan kebersihan untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Pendekatan ini menempatkan pendidikan sebagai salah satu pintu masuk untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan, bukan sekadar menyampaikan imbauan.
Dua bulan kemudian, perhatian beralih kepada masyarakat Kampung Belian. Selama Ramadan, Ascott menggelar program Ascott Takes Part Ramadan selama tiga hari. Kegiatannya mencakup pembersihan masjid, penyaluran perlengkapan kebersihan, pembagian takjil dan paket bahan pokok, serta pemeriksaan kesehatan gratis bersama Puskesmas Baloi Permai.
Rangkaian kegiatan itu ditutup dengan pembagian 450 paket makanan untuk berbuka puasa dan buka puasa bersama warga. Di tengah rutinitas bisnis yang terus berjalan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kebutuhan yang langsung mereka rasakan.
Pada April, kepedulian kembali diarahkan ke pesisir Tanjung Uma. Bersama Tanjung Uma Empowerment, Batam On, dan Free The Sea, Ascott menggelar aksi bersih pantai dalam rangka Hari Bumi 2026.
Para relawan mengumpulkan dan memilah sampah plastik untuk mendukung proses daur ulang. Kegiatan itu juga membawa pesan tentang ekonomi sirkular: sampah tidak selalu berakhir sebagai limbah, sebab sebagian dapat kembali menjadi sumber daya jika dikelola dengan benar.
Namun, pekerjaan menjaga pesisir tidak berhenti pada satu hari kegiatan. Sampah terus dihasilkan, sementara perubahan perilaku membutuhkan waktu. Karena itu, edukasi dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya menjaga lingkungan dalam jangka panjang.
Membuka ruang bagi penyandang disabilitas
Pada Mei, Ascott Regional Batam memperluas perhatian dari persoalan lingkungan menuju kesetaraan akses dan kesempatan ekonomi. Bertepatan dengan Global Disability Awareness Day, perusahaan bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kota Batam untuk menggelar program pemberdayaan.
Peserta memperoleh pelatihan penggunaan teknologi digital, termasuk screen reader yang membantu penyandang tunanetra mengakses perangkat digital. Mereka juga mempelajari dasar komunikasi dalam industri perhotelan serta memperoleh pendampingan untuk membuat konten digital.
Keterampilan tersebut membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan, memperluas akses informasi, dan menjajaki kegiatan ekonomi berbasis digital. Program ini sekaligus mengingatkan bahwa inklusivitas bukan hanya soal memberi ruang, melainkan juga memastikan seseorang memiliki sarana dan keterampilan untuk memanfaatkannya.
Pada Juni, Ascott menggandeng Palang Merah Indonesia Kota Batam untuk menggelar aksi donor darah di Mega Mall Batam. Kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam itu mengumpulkan puluhan kantong darah dari para pendonor yang hadir. Panitia juga membagikan paket bahan pokok.
Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, Ascott memperluas bentuk kontribusi sosialnya ke bidang kesehatan. Donor darah, yang bergantung pada kesediaan individu untuk membantu orang lain, memperlihatkan bagaimana tindakan sederhana dapat memiliki arti penting bagi mereka yang membutuhkan.
Menanam untuk masa depan pesisir

Pada Juli, perhatian kembali tertuju pada ekosistem pesisir melalui kegiatan memperingati World Mangrove Day. Ascott Regional Batam turut menjalankan konservasi dan penanaman bibit mangrove sebagai bagian dari komitmen menjaga lingkungan.
Mangrove memiliki peran penting bagi kawasan pesisir. Vegetasi ini membantu mengurangi dampak abrasi, menyediakan habitat bagi beragam organisme, dan mendukung keseimbangan ekosistem. Upaya penanaman karena itu tidak sekadar menyangkut jumlah bibit yang masuk ke tanah, tetapi juga keberlanjutan perawatan agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat.
Komitmen serupa berlanjut pada September, ketika karyawan dari delapan properti Ascott di Batam kembali terlibat dalam kegiatan pembersihan dan pemilahan sampah di Tanjung Uma. Aksi tersebut menjadi bagian dari World Cleanup Day sekaligus kelanjutan dari kegiatan lingkungan yang telah dilakukan sejak April.
Keterlibatan karyawan memberi dimensi lain bagi program keberlanjutan. Tanggung jawab terhadap lingkungan tidak hanya menjadi agenda perusahaan di atas kertas, tetapi juga mengajak orang-orang di dalamnya mengambil bagian secara langsung.
Meski demikian, dampak program seperti ini tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana. Perubahan kebiasaan masyarakat, keberlanjutan pengelolaan sampah, tingkat kelangsungan hidup mangrove, serta manfaat ekonomi bagi kelompok yang menerima pelatihan menjadi indikator penting untuk melihat hasilnya dalam jangka panjang.
Pertumbuhan dan tanggung jawab
Delapan properti yang kini berada di bawah naungan Ascott Regional Batam mencakup Costaluna Villas and Suites Nongsa Batam by The Unlimited Collection, Fox Hotel Nagoya Batam, Oakwood Hotel & Apartments Grand Batam, HARRIS Hotel & Suites Nagoya Batam, HARRIS Resort Barelang Batam, HARRIS Hotel Batam Center, HARRIS Resort Waterfront Batam, dan YELLO Hotel Harbour Bay Batam.
Beragam merek tersebut menunjukkan luasnya portofolio Ascott di Batam. Namun, perluasan jaringan usaha juga membawa pertanyaan tentang bagaimana pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Melalui Ascott Cares, perusahaan menempatkan kegiatan sosial, kemitraan, penghormatan terhadap keberagaman, perlindungan lingkungan, dan tanggung jawab rantai pasok sebagai bagian dari agenda keberlanjutan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip environmental, social, and governance (ESG), yang menilai perusahaan bukan hanya dari kinerja keuangan, tetapi juga dari cara perusahaan mengelola dampak dan tanggung jawabnya.
Tantangan berikutnya adalah memastikan program-program tersebut menghasilkan perubahan yang terukur. Edukasi lingkungan perlu berlanjut setelah relawan meninggalkan sekolah atau pantai. Pelatihan digital perlu membuka akses terhadap kesempatan yang nyata. Penanaman mangrove pun membutuhkan pemantauan agar manfaatnya tidak berhenti pada seremoni.
Bagi Batam, kota yang terus tumbuh sebagai pusat industri, perdagangan, dan pariwisata, keterlibatan dunia usaha dalam agenda sosial dan lingkungan memiliki arti penting. Pembangunan tidak hanya membutuhkan investasi dan infrastruktur, tetapi juga lingkungan yang terjaga serta masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk berkembang.
Pesan yang diusung Ascott Regional Batam merangkum semangat tersebut: Together, We Clean. Together, We Care. Together, We Make a Difference.
Membersihkan lingkungan, menumbuhkan kepedulian, dan menciptakan perubahan pada akhirnya bukan pekerjaan satu perusahaan atau satu kelompok relawan. Hasilnya bergantung pada konsistensi, kolaborasi, dan kesediaan untuk merawat apa yang telah dimulai.***










