Peluk Hangat di Tanah Air, Layanan Ramah Lansia Sambut Jamaah Haji di Bandara Hang Nadim

BATAMCLICK.COM: Setelah menempuh perjalanan spiritual yang panjang dan melelahkan, para jamaah haji asal berbagai provinsi di Indonesia akhirnya tiba kembali di tanah air. Namun momen penuh haru ini menjadi lebih bermakna saat mereka disambut dengan pelayanan yang ramah, hangat, dan penuh empati di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Tak sekadar formalitas, penyambutan kali ini dirancang dengan sepenuh hati. Mayoritas jamaah adalah lansia, dan itulah yang menjadi dasar bagi Bandara Hang Nadim untuk menghadirkan layanan debarakasi yang ramah lansia.

“Kami memahami bahwa sebagian besar jamaah haji adalah lansia. Oleh karena itu, kami mendesain alur kedatangan yang memprioritaskan kenyamanan dan kemudahan bagi mereka,” ujar Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, di Batam, Jumat (14/6).

Garbarata, Lift, dan Jalur Khusus: Semua untuk Kenyamanan Lansia

Mulai dari garbarata langsung dari pesawat, akses lift dan eskalator, hingga jalur antrean khusus bagi lansia, semuanya disiapkan dengan cermat. Alur kedatangan di dalam terminal pun dibuat efisien dan tidak melelahkan, memastikan para jamaah yang kelelahan tak harus berjalan jauh atau berdiri lama.

Bagi Annang dan timnya, pelayanan bukan hanya soal fasilitas, tapi juga soal rasa. Para petugas bandara, khususnya petugas layanan darat dan petugas khusus penyambutan, telah mendapat pelatihan untuk melayani dengan sentuhan kemanusiaan dan empati tinggi.

“Bandara Hang Nadim ingin menjadi contoh bagaimana fasilitas publik bisa benar-benar inklusif. Kami tidak hanya menyambut jamaah pulang dari Tanah Suci, tetapi juga memberikan pengalaman yang penuh penghormatan dan kepedulian,” tambah Annang.

Bandara Pertama dengan Konsep “Hajj-Friendly Airport”

Dengan pendekatan ini, Bandara Hang Nadim kini menyandang predikat sebagai bandara pertama di kawasan yang mengusung konsep “Hajj-Friendly Airport”, yakni bandara yang fokus pada pelayanan humanis bagi jamaah haji, khususnya lansia.

Annang menegaskan komitmennya dalam melayani dengan sepenuh hati. Apalagi, tahun ini Debarkasi Haji Batam melayani 11.837 jamaah haji dari empat provinsi, jumlah yang tak kecil dan memerlukan koordinasi yang matang.

“Kami bekerja sama dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan agar setiap proses kedatangan jamaah berjalan nyaman, aman, dan manusiawi,” jelasnya.

Hingga Jumat, sebanyak 881 jamaah telah tiba melalui Debarkasi Hang Nadim Batam, terdiri dari dua kelompok terbang (kloter) pertama. Penyambutan pun berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan, menandai keberhasilan bandara dalam mewujudkan pelayanan publik yang bukan hanya teknis, tapi juga menyentuh hati.***