BATAMCLICK.COM: Warga Perumahan Taman Anugrah, Batam Center, dikejutkan dengan aksi pencurian bermodus teknisi provider internet bodong pada Selasa (10/02/2026) siang.
Pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Genio merah dengan plat nomor BP 2701 AO ini nekat masuk ke rumah warga sebelum akhirnya menggasak ponsel milik seorang anak di fasilitas umum.
Kronologi Kejadian di Rumah Warga
Kejadian bermula saat pelaku mendatangi salah satu rumah warga dengan berpura-pura ingin mengecek gangguan jaringan. Dion, pemilik rumah yang sempat dimasuki pelaku, mengaku awalnya tidak menaruh curiga karena pelaku terlihat sangat meyakinkan.
”Dia datang sangat percaya diri, bertanya soal kabel jaringan yang menuju ke rumah saya. Katanya mau cek kekuatan sinyal dan jaringan Wi-Fi di dalam,” ujar Dion menceritakan awal mula pertemuan tersebut.
Namun, kecurigaan Dion muncul saat pelaku sudah berada di dalam rumah.
Bukannya melakukan pengecekan teknis, pelaku justru terlihat tidak fokus dan matanya terus memperhatikan situasi sekitar.
”Gelagatnya aneh, matanya jelalatan ke kiri dan ke kanan. Kerjanya cuma membolak-balik perangkat Wi-Fi saja tanpa melakukan apa-apa. Karena merasa tidak beres, akhirnya saya minta dia keluar dari rumah,” tambah Dion.
Aksi Pencurian di Fasilitas Umum
Gagal melancarkan aksinya di rumah Dion, pelaku beralih ke fasilitas umum perumahan.
Di sana, ia menemukan seorang anak berusia 12 tahun yang sedang asyik bermain ponsel. Dengan piawai, pelaku kembali menggunakan modus pengecekan sinyal untuk mengelabui korban.
Amir, orang tua dari anak yang menjadi korban, sangat menyayangkan kejadian yang menimpa putranya tersebut.
”Anak saya sedang duduk santai, lalu didatangi orang itu. Pelaku bilang mau pinjam HP-nya sebentar untuk cek sinyal kuota data. Karena masih polos dan tidak curiga, anak saya langsung kasih HP-nya,” ungkap Amir.
Begitu ponsel berpindah tangan, pelaku langsung tancap gas melarikan diri menggunakan sepeda motornya. Beruntung, warga sekitar sempat memotret kendaraan pelaku sebelum menghilang dari pandangan.
Himbauan bagi Warga
Kini foto kendaraan pelaku telah tersebar di grup-grup warga sebagai peringatan. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada terhadap orang asing yang mengaku petugas resmi dan tidak memberikan barang berharga kepada siapapun dengan alasan pengecekan teknis yang tidak jelas.








