BAATMCLICK.COM: BP Batam mengembangkan New Nagoya sebagai destinasi wisata walkable city yang terintegrasi dengan UMKM dan budaya lokal untuk menggerakkan pariwisata dan ekonomi Batam.
Paragraf Pembuka
New Nagoya perlahan bangkit sebagai wajah baru pariwisata Kota Batam. Melalui konsep walkable city yang modern dan terintegrasi, BP Batam menata kawasan ini agar kembali hidup sebagai pusat wisata, belanja, dan UMKM yang ramah pejalan kaki.
New Nagoya, Wisata Kota yang Bisa Dinikmati dengan Berjalan Kaki
BP Batam terus mendorong sektor pariwisata sebagai mesin penggerak ekonomi daerah. Oleh karena itu, BP Batam mengembangkan New Nagoya sebagai wilayah penataan dan pengembangan prioritas yang mengusung konsep walkable city.
Konsep ini menghadirkan jalur pejalan kaki yang nyaman, sistem parkir yang tertata, serta manajemen lalu lintas yang terintegrasi. Selain itu, BP Batam juga merancang kawasan ini untuk menghadirkan ruang publik yang hidup dan bersinergi langsung dengan pelaku UMKM.
Dukungan Pemerintah Pusat untuk New Nagoya
Pengembangan New Nagoya mendapat dukungan penuh dari Wakil Menteri Koperasi dan UMKM RI, Helvi Yuvi Moraza. Dukungan tersebut disampaikan saat kunjungan ke kawasan Jodoh Boulevard, Jumat (9/1/2026).
Selain berfungsi sebagai pusat perbelanjaan, New Nagoya juga akan melestarikan nilai budaya dari kehidupan masa lalu Kota Batam, khususnya di kawasan Jodoh Boulevard dan sekitarnya.
“Kami berharap upaya mengembalikan Jodoh sebagai ikon wisata belanja Batam dapat segera terwujud. Dengan konsep baru ini, UMKM juga akan berperan besar dalam pembangunan ekonomi Batam,” ujarnya.
Jalur Wisata Terintegrasi Sepanjang 4,7 Kilometer
Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa pengembangan New Nagoya menjadi bagian dari misi Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.
BP Batam akan membangun jalur ramah pejalan kaki sepanjang kurang lebih 4,7 kilometer. Jalur ini akan menghubungkan Pelabuhan Harbour Bay, Nagoya City Walk, Grand Batam Mall, hingga Jalan Taman Kota yang akan menjadi lokasi Pakuwon Mall.
“Kami memulai dari Pelabuhan Harbour Bay dengan harapan wisatawan mancanegara dari Singapura dan Malaysia dapat langsung menikmati kawasan ini dan menghidupkan kembali pariwisata Batam secara berkelanjutan,” jelasnya.
Momentum Hari Besar Jadi Pemantik Ekonomi
BP Batam menargetkan momentum Imlek dan Idulfitri sebagai langkah awal untuk menggerakkan perekonomian di kawasan New Nagoya. Namun, sebelum itu, BP Batam akan melakukan penataan terhadap pelaku UMKM di sepanjang Jodoh Boulevard.
Dengan penataan yang rapi dan terkonsep, kawasan ini akan memunculkan semangat baru bagi pelaku usaha dan menciptakan kolaborasi antartoko serta UMKM yang saling terhubung.***








