Dikbud: PPDB sekolah pinggiran di Rejang Lebong masih sepi peminat

BATAMCLICK.COM : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Noprianto menyebutkan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2024/2025 sejumlah sekolah di pinggiran perkotaan di daerah itu saat ini masih sepi peminat.

Noprianto menjelaskan, mengatakan jadwal pengumuman PPDB di sekolah tingkat SD dan SMP baik negeri maupun swasta di Rejang Lebong pada 8 Juli 2024 kemarin dan setelah itu mereka mengikuti daftar ulang yang dilaksanakan pada 9 hingga 11 Juli nanti.

“Pihak sekolah sudah melapor kepada tim verifikasi pada Jumat, tanggal 5 Juli 2024 kemarin, untuk sekolah-sekolah dalam kota sudah penuh. Tetapi untuk beberapa sekolah di pinggiran masih ada beberapa sekolah yang belum terpenuhi daya tampungnya,” katanya di Rejang Lebong, Selasa.

BACA JUGA:   Andai Arsene Wenger Balik ke Arsenal

Dia menjelaskan, siswa baru yang mendaftar di sekolah tingkat SD maupun SMP pada beberapa sekolah yang berada di pinggiran perkotaan ini masih belum terpenuhi daya tampungnya yakni minimal satu rombongan belajar (rombel) untuk kelas I maupun kelas VII.

Sekolah yang masih sepi peminat ini, kata dia, antara lain untuk tingkat SMP ialah SMPN 6, kemudian SMPN 7, kemudian SMPN 9 Rejang Lebong saat ini siswa baru yang mendaftar masih kurang dari satu rombel (maksimal 32 orang).

Sedangkan untuk sekolah tingkat SD negeri yang sudah memenuhi kuota PPDB, tambah dia, umumnya adalah sekolah yang berada di tengah Kota Curup seperti SDN 1, SDN 2, SDN 3 dan beberapa sekolah lainnya selain sekolah SD swasta berbasis keagamaan.

BACA JUGA:   Man City Apes Di Final Liga Champions

“Sejauh ini belum ada laporan sekolah tingkat SD maupun SMP yang tidak memiliki pendaftar. Saat ini masih dalam tahap pendaftaran ulang di masing-masing sekolah sehingga sekolah yang sudah kelebihan daya tampung dialihkan ke sekolah lainnya,” terangnya.

Setelah habis masa daftar ulang dan diketahui masih ada sekolah-sekolah yang belum memenuhi kuota PPDB, menurut dia, masih diizinkan untuk menerima siswa baru sampai terpenuhi kuota minimal satu rombel.

Dia mengimbau, kalangan orang tua di daerah itu yang akan menyekolahkan anak-anaknya di satu sekolah tertentu saja lantaran menganggapnya sebagai sekolah favorit lantaran posisinya berada di perkotaan, karena masih ada sekolah di pinggiran yang memiliki prestasi dalam berbagai bidang.

BACA JUGA:   Jota Makin Berbahaya

SUMBER : ANTARA