Pemkab Bogor Pertimbangkan Jalan Tegar Beriman Berstatus Nasional

BATAMCLICK.COM: Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan status Jalan Tegar Beriman, Cibinong, dari jalan kabupaten menjadi jalan nasional karena dinilai strategis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin di Cibinong, Bogor, Jumat, menjelaskan jalan yang membentang sekitar lima kilometer dari Simpang Cibinong City Mall (CCM) hingga Simpang Bambukuning itu, saat ini berstatus jalan kabupaten.

Jalan yang membentang di pusat pemerintahan Kabupaten Bogor ini menempel pada Jalan Raya Jakarta-Bogor sisi timur dan sisi barat (setelah tembus dari Jalan Tegar Beriman ke Jalan Parung via Bojonggede-Kemang) yang telah lama berstatus jalan nasional

BACA JUGA:   Jefridin Berjoget Lambak Pertanda Penutupan KSM 2021

“Saat ini fungsinya regional. Karena digunakan masyarakat Kabupaten dan Kota Bogor juga Kota Depok. Sedang kami pertimbangkan Jalan Tegar Beriman menjadi jalan nasional,” ungkapnya.

Menurut Burhan, ketika Jalan Tegar Beriman menjadi berstatus jalan nasional, maka pemeliharaan jalan akan terlaksana lebih optimal, dan perbaikan lebih cepat jika terjadi kerusakan, mengingat keterbatasan anggaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kalau jadi jalan nasional, pemeliharaan dan perbaikan dilakukan langsung Kementerian PUPR. Harapannya jika rusak cepat diperbaiki dan pemeliharaan lebih baik,” kata Burhan.

Ia menjelaskan, Jalan Tegar Beriman nantinya akan terhubung dengan dua jalan nasional saat ini, yakni Jalan Raya Jakarta-Bogor dan Jalan Raya Parung.

BACA JUGA:   Viral Detik-Detik Pengantin Ketempelan Makhluk Halus, 'Senyumnya Bikin Merinding'

Namun, untuk terhubung dengan Jalan Raya Parung, membutuhkan jalan layang atau fly over agar Jalan Tegar Beriman terkoneksi dengan Jalan Bojonggede-Kemang yang saat ini masih dibangun

“Nanti kan juga terhubung ke Tol Antasari, kemudian JORR III-Balaraja-Serpong-Ciputat. Di timurnya terhubung dengan Tol Sentul-Karawang Barat,” katanya.

Jalan Tegar Beriman sebelumnya berstatus sebagai Jalan Provinsi namun diambil alih Pemerintah Kabupaten Bogor pada akhir 2016 dengan harapan pemeliharaan dapat lebih dekat dan cepat.

Sumber: Antara