BATAMCLICK.COM: Ada rasa syukur dan haru yang menyelimuti ratusan calon haji ketika menerima uang saku dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam. Dana living cost sebesar 6.816.000 Riyal Saudi (SAR) atau sekitar Rp29,9 miliar telah disalurkan kepada 9.088 jamaah yang berangkat melalui Asrama Haji Batam.
Momen itu menjadi salah satu langkah awal yang penting sebelum mereka menapaki perjalanan suci di Tanah Haram. “Uang saku tiap-tiap calon haji sebesar 750 Riyal Saudi, atau setara dengan Rp3,2 juta,” kata Kepala Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Batam, Hamdanis, Ahad lalu.
Hamdanis menjelaskan bahwa jamaah yang menerima uang saku ini berasal dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Riau, dan Kalimantan Barat (Kalbar). Sementara itu, para jamaah dari Embarkasi Haji Antara (EHA) Jambi telah lebih dahulu menerima uang saku dari daerah asal masing-masing.
Bagi Hamdanis dan tim, pembagian uang saku ini bukan hanya sekadar prosedur. Ia menyadari betul bahwa setiap riyal yang diserahkan akan menjadi teman perjalanan bagi para calon haji. “Mudah-mudahan uang saku ini bisa membantu kelancaran ibadah, entah itu untuk belanja harian atau untuk pembayaran dam tamattu yang memang menjadi kewajiban,” ujarnya dengan penuh harap.
Ia menambahkan, seluruh uang saku disalurkan dalam bentuk mata uang Riyal Saudi, agar langsung siap digunakan ketika tiba di Tanah Suci. Proses penyerahan dilakukan secara terkoordinasi di Aula penerimaan Asrama Haji Batam, bersamaan dengan layanan-layanan lain yang menjadi bagian penting dari persiapan para tamu Allah.
Di balik angka-angka dan pembagian riyal itu, ada cerita tentang harapan dan keyakinan. Uang saku ini menjadi simbol perhatian dan cinta yang mengiringi langkah mereka menuju panggilan suci. Semoga setiap rupiah dan riyal yang diterima menjadi saksi atas semangat dan doa yang menyertai perjalanan mereka di Tanah Suci.***









