Sekolah Sidoarjo perkuat nilai toleransi saat Hari Lahir Pancasila

BATAMCLICK.COM : Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pancasila Krian Sidoarjo memperkuat nilai-nilai toleransi dengan mengajak siswa diskusi dan kunjungan kebangsaan ke sejumlah lokasi.

Kepala SMP Pancasila Krian, Agus Mafrudy, di Sidoarjo, Sabtu, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan toleransi sejak dini agar kelak mampu menjadi pelopor toleransi baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat sekitarnya.

“Setiap tahun SMP Pancasila Krian rutin mengadakan peringatan Hari Lahir Pancasila. Tahun ini merupakan yang ke lima,” katanya.

Untuk tahun ini, kata dia, ada lima tujuan yang menjadi objek kunjungan kebangsaan, di antaranya Pura Medang Kamulan, Klenteng Teng Swie Bio, serta Gereja Pantekosta Jemaat Agape Watugolong Krian, dan sebagai penutup kegiatan, doa bersama dilaksanakan di makam Mbah Yai Sahlan Sidorangu dan Mbah Yai Iskandar Umar Darul Falah Pusat.

BACA JUGA:   Pegawai Perusahaan Alkes Dibekuk karena Jual Tabung Oksigen Mahal

“Ini sudah kelima kalinya kunjungan kebangsaan yang sudah kami laksanakan. Sejak tahun 2019, sampai sekarang. Hanya saja tahun 2020 dikarenakan kondisi pandemi COVID-19, kami berhenti. Jadi ini sudah menjadi kegiatan tahunan yang rutin. Niat kita menyambung silaturahmi, mengenalkan ukhuwah wathoniyah atau hubungan persaudaraan kebangsaan dalam lingkup tanah air Indonesia,” kata Agus.

Agus mengatakan, kunjungan kebangsaan itu bertujuan untuk mengenalkan persaudaraan lintas iman dalam lingkup kebangsaan.

Dalam kegiatan diskusi kebangsaan ini, setidaknya mampu memberikan pengetahuan serta pengalaman toleransi dari sudut pandang tokoh agama.

BACA JUGA:   BP Batam Raih Penghargaan Merdeka Award 2023

“Di sisi lain, kegiatan ini merangsang ketrampilan jurnalistik siswa, untuk menggali lebih jauh informasi dengan melibatkan siswa dalam sesi tanya jawab kepada tokoh agama,” katanya.

Ia mengatakan, dari keseluruhan rangkaian acara yang dimulai dari diskusi kebangsaan, sesi tanya jawab, serta penyerahan piagam, sebagai komitmen dalam menjaga toleransi, dalam kegiatan kunjungan kebangsaan ini diakhiri dengan sesi penanaman pohon beringin sebagai simbol Persatuan Indonesia.

Perlu diketahui bahwa, SMP Pancasila Krian terpilih menjadi salah satu sekolah dengan predikat Sekolah Toleransi di Sidoarjo.

Sumber : Antara