Batamclick.com,
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menerapkan inovasi digital e-BPHTB untuk mengintegrasikan pelayanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan meningkatkan efisiensi administrasi pajak.
Kepala Bapenda Batam Raja Azmansyah mengatakan e-BPHTB dibangun dengan sistem host to host yang menghubungkan Bapenda dengan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
“e-BPHTB merupakan inovasi digital yang digunakan dalam pelayanan BPHTB. Bapenda membangun host to host dengan PPAT dan KPKNL, sehingga berkas BPHTB cukup diunggah melalui sistem,” kata Raja saat dihubungi di Batam, Senin.
Menurut dia, sistem tersebut juga menyediakan fitur untuk memberikan keterangan mengenai kelengkapan berkas.
Pemohon dapat mengetahui apakah dokumen yang disampaikan sudah lengkap atau masih terdapat persyaratan yang perlu dilengkapi.
Proses validasi berkas juga dilakukan secara digital sehingga koreksi maupun respons terhadap dokumen dapat dilakukan lebih cepat. Integrasi antarlembaga tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap efisiensi pelayanan BPHTB.
“Validasi berkas juga dilakukan secara digital sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk berbagai koreksi atau respons. Dampak positifnya terjadi efisiensi dalam pelayanan,” ujar dia.
Raja mengatakan penerapan e-BPHTB yang telah digunakan sejak awal 2026 juga berjalan seiring dengan peningkatan realisasi penerimaan BPHTB.
“Sudah digunakan dari awal tahun ini untuk e-BPHTB, memang ada peningkatan untuk penerimaan jika dibandingkan antara triwulan I 2025 terhadap 2026,” katanya.
Realisasi BPHTB dari pemindahan hak hingga Juni 2025 tercatat Rp227,8 miliar dari target Rp430 miliar.
Sementara pada periode yang sama 2026, realisasinya mencapai Rp288,1 miliar dari target Rp527,1 miliar atau tumbuh 26,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Ada pertumbuhan realisasi pajak 24 persen ini lumayan signifikan juga,” katanya.
Adapun hingga data terakhir, realisasi BPHTB Batam telah mencapai sekitar Rp414 miliar atau 78 persen dari target 2026 sebesar Rp527,1 miliar.
Inovasi e-BPHTB juga menerima penghargaan dan apresiasi dari Pemkot Batam pada momentum Batam Innovation Awards beberapa waktu lalu.
Bapenda Batam meraih juara 1 dalam kategori Inovasi Digital Terbaik dengan inovasi e-BPHTB: Pengelolaan BPHTB Terintegrasi untuk Peningkatan Layanan Pajak.
Sumber, Antara










