Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra Tegaskan Komitmen Damai Lewat Nada dan Iman

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra
Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menegaskan komitmen mewujudkan kota damai dan harmonis dalam acara Hamba Tuhan Bermazmur I, mengajak warga Batam memperkuat nilai spiritual dan toleransi lintas iman.

Hamba Tuhan Bermazmur jadi ruang kebersamaan spiritual demi Batam yang toleran dan harmonis

Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengukuhkan kembali tekadnya untuk menjadikan Batam sebagai rumah besar yang damai. Toleran, dan harmonis bagi semua. Komitmen itu ia suarakan saat membuka acara Hamba Tuhan Bermazmur I. Kegiatan berlangsung di Hotel Vista Batam, Senin (7/7/2025). Di hadapan para pemuka agama dari berbagai penjuru Batam dan anggota The World Miral Missionaries Choir.

Suasana haru dan kehangatan menyelimuti ruang pertemuan saat Li Claudia menyampaikan sambutan yang penuh makna. Kepala Dinas Kominfo Batam Rudi Panjaitan serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ardiwinata ikut mendampingi. Ia menyambut para hamba Tuhan dengan tangan terbuka dan hati yang lapang.

“Pertama, kami menyambut saudara-saudara dari berbagai bangsa dengan rasa syukur. Kami percaya, pertumbuhan rohani masyarakat akan memperkokoh karakter dan etika Batam. Mengingat Batam sebagai kota modern yang menjunjung keberagaman,” ucapnya dengan suara bergetar penuh keyakinan.

Kedua, Li Claudia menekankan pentingnya peran kegiatan keagamaan. Hal ini sebagai ruang dialog dan refleksi lintas iman di tengah keragaman suku, bahasa, dan kepercayaan yang menjadi kekayaan Batam.

“Selanjutnya, atas nama Pemerintah Kota Batam, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Kegiatan Hamba Tuhan Bermazmur ini bukan sekadar seremoni. Namun juga, wujud nyata dari cinta, persaudaraan, dan kekuatan iman yang mempersatukan,” tuturnya mantap.

Ia pun berharap, semangat yang lahir dari acara ini dapat menyebar luas, menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Batam. Untuk memperkuat nilai spiritual, mempererat toleransi, serta menciptakan kedamaian yang berkelanjutan.

“Mari kita jadikan Batam bukan hanya sebagai kota industri dan investasi, tetapi juga kota berjiwa – tempat di mana setiap warga merasa dihargai, dilindungi, dan dicintai,” tutup Li Claudia dengan mata berkaca.