Pengorbanan Terakhir di Tengah Api
Polisi gugur saat lawan pembakar hutan. Kalimat itu tak hanya menyentuh nurani, tapi juga menggambarkan kenyataan pahit yang tengah dirasakan keluarga besar Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Salah satu putra terbaik mereka, Ipda Donlad Junus Halomoan, menghembuskan napas terakhir saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir.
Almarhum gugur pada pukul 08.00 WIB, Selasa pagi (5/8/2025), setelah tiga pekan penuh berjibaku di garis terdepan dalam operasi Karhutla. Sebagai Pasi Provos Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Riau, Ipda Donlad tidak pernah meninggalkan posnya, meski asap pekat dan panas menyengat terus menghantui setiap langkahnya.
Bhayangkara Tangguh di Garis Depan
Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Ketut Gede Adi Wibawa, mengenang sosok almarhum sebagai polisi yang tidak hanya disiplin, tetapi juga penuh dedikasi dan keberanian.
“Almarhum adalah Bhayangkara yang tangguh. Selama tiga pekan terakhir beliau aktif di garis depan bersama rekan-rekan tim gabungan dalam upaya pemadaman karhutla,” tutur Kombes Ketut dengan suara yang tertahan.
Selama bertugas di wilayah Rokan Hilir, almarhum tak pernah mengeluh. Ia terus bergerak, membawa selang, menembus semak, dan memadamkan titik api yang terus bermunculan di tengah semak belukar yang kering.
Simbol Perjuangan Tanpa Pamrih
Kepergian Ipda Donlad bukan sekadar kehilangan bagi institusi Polri. Tetapi juga menjadi simbol nyata dari pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan lingkungan. Ia berdiri di garda terdepan bukan demi penghargaan. Melainkan demi tanah yang tidak terbakar, udara yang tetap bisa dihirup, dan kehidupan yang tetap berjalan.
Kematian beliau mengingatkan kita bahwa perang melawan pembakaran hutan bukan hanya soal angka dan statistik, melainkan soal nyawa dan pengabdian.
Doa dan Penghormatan Terakhir
Riau berduka, bangsa ini kehilangan. Namun semangat dan teladan Ipda Donlad Junus Halomoan akan terus hidup, mengalir dalam setiap langkah para penjaga bumi yang tidak pernah menyerah menjaga hutan dari kobaran api.
Semoga kepergian almarhum menjadi pelecut semangat untuk memperkuat upaya melawan pembakar hutan dan menjaga keselamatan para petugas yang berjibaku di lapangan.










