BATAMCLICK.COM – Dalam dua hari yang penuh makna, Kota Batam menjadi saksi kehadiran tiga pejabat tinggi negara. Kehadiran mereka membawa angin segar dan harapan baru bagi masa depan Batam sebagai kawasan strategis di Asia Tenggara.
Suasana hangat dan penuh semangat sudah terasa sejak Senin (2/6/2025) pagi, ketika Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menanti kedatangan tamu penting di VVIP Bandara Internasional Hang Nadim. Hari itu, Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman, tiba di Batam. Dengan ramah, Amsakar menyambutnya, menandai awal dari kunjungan kerja yang sarat makna.
Kunjungan Menteri Muhammad Iftitah bukan sekadar kunjungan formalitas. Ia datang membawa agenda besar: memperkuat sinergi pembangunan antarwilayah, khususnya di kawasan perbatasan dan kepulauan. Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang terus mengalir ke Batam.

“Komitmen pemerintah pusat menjadi energi bagi kami untuk terus membangun. Kami bertekad memperkuat infrastruktur, meningkatkan layanan dasar, dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan,” tutur Amsakar, matanya penuh optimisme.
Tak berhenti di situ. Keesokan harinya, Selasa (3/6/2025), Batam kembali menjadi pusat perhatian. Pagi itu, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, tiba di Bandara Hang Nadim. Sambutan meriah menggambarkan betapa pentingnya peran TNI dalam menjaga stabilitas kawasan perbatasan, pondasi utama bagi pembangunan dan investasi.
Tak lama berselang, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, turut hadir. Ia datang untuk meresmikan Hotel The Westin Nirup Island di Pulau Nirup, Belakang Padang. Hotel mewah ini diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan dan investor, membawa Batam semakin dikenal di kancah internasional.
“Kehadiran tiga tokoh penting ini dalam waktu singkat menjadi bukti nyata bahwa Batam selalu ada di hati pemerintah pusat. Penguatan transmigrasi, percepatan hilirisasi investasi, hingga keterlibatan TNI dalam pembangunan – semua ini menjadi sinyal positif bagi masa depan Batam,” ujar Amsakar.
Ia meyakini, kunjungan para pejabat pusat ini akan menjadi pemicu percepatan program strategis nasional di Batam. Lebih dari itu, ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, demi mewujudkan Batam sebagai kota yang maju, berdaya saing, dan menjadi destinasi utama di Asia Tenggara.
Rusdi










