Pemkot Batam gelar Shalat Istisqa mohon turun hujan

Batamclick.com,
Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau menggelar Shalat Istisqa untuk memanjatkan doa memohon turunnya hujan setelah beberapa pekan Batam dilanda cuaca panas yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan Shalat Istisqa merupakan upaya batin agar hujan turun di kota itu.

“Kita menyadari air merupakan sumber kehidupan utama bagi masyarakat Batam. Melalui Shalat Istisqa ini kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa berkah, sehingga waduk kembali terisi dan risiko kebakaran hutan dapat diminimalkan,” ujar Amsakar dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Senin.

Berdasarkan data terbaru, tingginya intensitas panas menyebabkan peningkatan penguapan dan minimnya resapan air ke waduk.

Amsakar menyebut kondisi cuaca ekstrem mulai berdampak pada menurunnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk utama serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemkot Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak, memprioritaskan kebutuhan utama, serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan.

Warga juga diminta waspada terhadap potensi munculnya titik api dan kebakaran di lingkungan masing-masing.

Shalat Istisqa tersebut dipimpin oleh Ustaz Hefri AR sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Kiai Dhoifi Ibrahim.

Dalam khutbahnya, Kiai Dhoifi mengajak jamaah untuk memperbanyak istighfar dan melakukan introspeksi diri.

Ia menegaskan bahwa kekeringan yang terjadi menjadi pengingat bagi manusia untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Pemerintah berharap melalui ikhtiar doa bersama ini kondisi cuaca segera membaik dan ketahanan air di Batam dapat kembali stabil dalam waktu dekat.

Sumber, Antara