Cahaya Baru di Hari Listrik Nasional
Senyum mengembang di wajah warga Kelurahan Sambau, Setokok, Tanjung Uma, dan Tanjung Riau. Setelah sekian lama hidup dalam keterbatasan, kini rumah-rumah mereka disinari cahaya listrik berkat program PLN Batam Beri Listrik Gratis.
Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 dan HUT ke-25 PLN Batam, perusahaan menghadirkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2025 sebagai bentuk nyata kepedulian sosial. Melalui program ini, PLN Batam menanggung seluruh biaya instalasi listrik hingga daya 900 VA, lengkap dengan instalasi rumah yang aman dan sesuai standar.
Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud rasa syukur dan kepedulian kepada masyarakat.
“Tahun ini kami tidak merayakan dengan seremoni besar, tetapi dengan aksi nyata. Melalui program BPBL, kami ingin menghadirkan listrik bagi warga yang selama ini belum bisa menikmatinya,” ujar Kwin Fo.
Lebih dari Sekadar Penerangan
Program PLN Batam Beri Listrik Gratis tidak hanya menyalakan lampu, tetapi juga menyalakan harapan. Cahaya yang kini menerangi rumah warga membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kenyamanan belajar anak-anak, dan menumbuhkan semangat hidup masyarakat.
“Kami percaya, cahaya listrik bukan sekadar penerangan, tapi sumber kehidupan,” lanjut Kwin Fo. “Dengan listrik, masyarakat bisa hidup lebih produktif dan berdaya.”
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial, PLN Batam juga membagikan paket sembako di setiap lokasi penyalaan simbolis. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan dalam berbagi manfaat kepada masyarakat kurang mampu.
Terima Kasih dari Warga
Rasa haru juga datang dari warga yang kini merasakan manfaat langsung. Salah satunya Zamri, warga Sambau, yang sebelumnya hanya bisa menyambung listrik dari tetangga.
“Sekarang rumah kami punya listrik sendiri. Sangat membantu ekonomi keluarga,” ujarnya penuh haru. “Semoga program seperti ini terus berlanjut dan dicontoh oleh instansi lain.”
Sementara itu, Lurah Sambau, Raja Zulkarnain, turut mengapresiasi langkah PLN Batam. Ia menilai program ini sangat tepat sasaran, terutama bagi warga hasil relokasi yang masih berjuang membangun kehidupan baru.
“PLN Batam benar-benar hadir di tengah masyarakat. Program ini bukan hanya memberi listrik, tetapi juga memberi semangat baru bagi warga kami,” ucapnya.
Cahaya yang Menyebar ke Seluruh Kepri
Program BPBL 2025 mengusung tema “Berbagi Cahaya, Mewujudkan Harapan, dan Menebar Berkah.”
Kegiatan penyalaan simbolis dilakukan serentak di empat kelurahan, yaitu Sambau, Setokok, Tanjung Uma, dan Tanjung Riau.
Melalui program ini, PLN Batam membuktikan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja operasional, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
“Tidak ada perayaan yang lebih indah daripada melihat senyum warga yang rumahnya kini disinari cahaya listrik untuk pertama kalinya,” tutup Kwin Fo.
Menyalakan Harapan, Membangun Kehidupan
Bagi PLN Batam, menghadirkan listrik gratis bukan hanya tentang energi, tetapi tentang membangun harapan dan masa depan. Melalui Program BPBL, PLN Batam menegaskan komitmennya untuk menjadi lebih dari sekadar penyedia listrik — menjadi pembawa terang dan kesejahteraan bagi masyarakat Kepulauan Riau.(kyy)