Basarnas: Perempuan lansia yang hilang di Koltim ditemukan tewas

BATAMCLICK.COM : Basarnas Kendari menyebutkan perempuan lanjut usia (lansia) yang dilaporkan hilang di Desa Lembah Subur, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan dalam keadaan tewas.

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan lansia bernama Rohasi (60) itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 415 meter arah barat laut dari perkiraan lokasi terakhirnya.

“Korban langsung dievakuasi ke rumah duka dan diserahterimakan kepada pihak keluarga,” kata dia.

Dia menyebutkan dengan telah dievakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia itu, operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang belum kembali dari berkebun di Desa Lembah Subur, Kecamatan Dangia, dinyatakan selesai dan ditutup.

BACA JUGA:   Nikmatnya Sarapan Bersama, Sebelum Kerja

“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim Penyelamat Pos SAR Kolaka, Basarnas Kendari melakukan operasi pencarian terhadap seorang lanjut usia yang diduga hilang saat berkebun di Desa Lembah Subur, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rohasi dilaporkan hilang oleh warga pada Senin (27/5), pukul 14.10 Wita.

“Dilaporkan telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang belum kembali dari kebun di Desa Lembah Subur, Kecamatan Dangia,” kata Muhammad Arafah.

Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Pos SAR Kolaka menuju ke lokasi yang dilaporkan untuk memberikan bantuan.

BACA JUGA:   Kerja Satgas TMMD Di Penghujung Waktu

“Jarak tempuh ke lokasi itu dari Pos SAR Kolaka sekitar 81 kilometer,” ujarnya.

Beberapa unsur yang terlibat dalam pencairan korban, antara lain Pos SAR Kolaka, Polsek Ladongi, warga setempat, dan keluarga korban.

“Alat utama yang digunakan truk penyelamat, palsar evakuasi, palsar darat, peralatan medis, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya,” katanya.

Sumber : Antara