Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Wisuda ke-26 Sarjana dan Pascasarjana Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang digelar di Pelataran Gedung FEBM/FKIP Kampus Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (28/3/2026).
Momentum ini menjadi penanda penting bagi UMRAH dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa, dan dunia pendidikan di Kepulauan Riau. Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi wisuda, ketika para lulusan resmi menyandang gelar akademik setelah menempuh perjalanan panjang pendidikan.
Sebanyak 478 wisudawan dan wisudawati dikukuhkan, yang berasal dari berbagai fakultas dan program pascasarjana. Rinciannya meliputi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 121 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 101 orang, Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen 90 orang, Fakultas Teknik dan Teknologi Kelautan 58 orang, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan 51 orang, serta Pascasarjana sebanyak 57 orang.
Tantangan Era Society 5.0 dan Peran Strategis Pendidikan
Dalam sambutannya, Ansar menegaskan bahwa dunia saat ini telah memasuki era Society 5.0, di mana integrasi antara ruang siber dan dunia fisik semakin kuat melalui pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT).
Namun demikian, ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia tetap menjadi faktor penentu utama dalam menghadapi perubahan zaman yang begitu cepat.
“Teknologi hanyalah alat, manusialah yang menentukan arah dan nilai pemanfaatannya. Pendidikan tinggi memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai kekuatan utama dalam membentuk masa depan,” tegas Ansar, mengutip pemikiran tokoh dunia Nelson Mandela tentang pentingnya pendidikan.
Makna Filosofis Tali Toga
Selain itu, Ansar juga menguraikan makna filosofis dari prosesi pemindahan tali toga yang menjadi simbol penting dalam wisuda.
Ia menjelaskan bahwa posisi tali toga di sebelah kiri melambangkan masa studi yang sarat dengan logika dan analisis. Sementara itu, perpindahan ke sisi kanan melambangkan kesiapan lulusan untuk terjun ke masyarakat dengan membawa kreativitas, inovasi, dan empati.
“Ini adalah simbol perubahan status dari pelajar menjadi intelektual dan agen perubahan,” jelasnya.
Komitmen Pemprov Kepri Bangun SDM Unggul
Lebih lanjut, Ansar memaparkan berbagai langkah strategis Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
Ia menyebutkan bahwa Pemprov Kepri telah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD. Selain itu, pemerintah juga menjalankan program beasiswa sejak 2022 hingga 2025 dengan total nilai mencapai Rp2,99 miliar untuk 1.187 mahasiswa.
Tidak hanya itu, dukungan juga diberikan kepada tenaga pendidik di wilayah terluar dan terpencil, serta penguatan kolaborasi internasional melalui program pendidikan dan pelatihan. Pemprov Kepri juga terus mendorong pengembangan pusat unggulan pendidikan maritim di kawasan ASEAN.
Capaian Nyata: IPM dan Ekonomi Meningkat
Upaya tersebut, menurut Ansar, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau meningkat dari 79,89 pada 2024 menjadi 80,53 pada 2025.
Capaian itu menempatkan Kepri di posisi pertama se-Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kepri juga mencapai 6,94 persen pada 2025, tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga nasional.
Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka juga berhasil ditekan, dari 6,89 persen menjadi 6,35 persen. Angka ini menjadi indikator bahwa pembangunan SDM mulai memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Pesan Harapan untuk Para Lulusan
Di akhir sambutannya, Ansar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas pencapaian yang diraih.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ini adalah pencapaian yang membanggakan bagi keluarga, almamater, dan daerah,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para dosen, guru besar, dan civitas akademika UMRAH atas dedikasi mereka dalam mendidik mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi.
Sinergi untuk Masa Depan Pendidikan Kepri
Acara wisuda ini turut dihadiri Rektor UMRAH Agung Dhamar Syakti beserta jajaran civitas akademika. Selain itu, hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, anggota DPRD Kepri Khazalikal, Wakil Bupati Lingga Novrizal, Sekda Kabupaten Bintan Ronny Kartika, serta pimpinan instansi vertikal dan perguruan tinggi di Kepulauan Riau.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih maju di Kepulauan Riau.








