Batamclick: Pelatih Paris St. Germain Mauricio Pochettino belum lama ini melabeli Chelsea sebagai tim defensif. Pelatih Chelsea Thomas Tuchel memilih tak ambil pusing.

The Blues baru saja menang telak atas Juventus 4-0 untuk menembus babak 16 besar Liga Champions, Rabu (24/11/2021) dinihari WIB. Lebih mengagumkan lagi, Chelsea sukses meraup empat kemenangan dari lima pertandingan fase grup dengan mengemas empat clean sheet dan hanya sekali kebobolan.

Komentar Pochettino yang menyebut Chelsea merupakan sebuah tim bertahan muncul sebelum kemenangan telak atas Juventus itu. Saat itu Pochettino menjelaskan tentang permainan PSG.

“Chelsea memiliki sebuah tim bertahan. Mereka bermain dalam transsi dan di serangan balik,” kata pelatih Argentina itu. “Kami sudah merekrut dua full-back menyerang, Hakimi dan Nuno Mendes. Klub berambisi untuk memainkan sepakbola menyerang, kami akan harus menemukan keseimbangan bertahan yang memungkinkan kami mengontrol bola dengan baik agar bisa menyerang dengan baik.”

“Memang benar, lawan bisa melakukan banyak tembakan kepada kami, tapi itu adalah salah satu karakteristik tim-tim menyerang, dengan memiliki full-back yang menyerbu ke depan, masuk ke kotak penalti lawan.”

Thomas Tuchel menepis komentar Pochettino. Eks pembesut Borussia Dortmund dan PSG itu menegaskan, Chelsea tetap menyeimbangkan serangan dan bertahan. Bukannya kuat di salah satu aspek saja.

“Saya tidak terlalu mendengarkan apa yang orang-orang katakan tentang kami,” ceplos dia dilansir Metro. “Saya kira sejak awal kami sangat berani dalam pendekatan kami untuk bertahan. Kami memiliki penguasaan bola yang besar dan dari sana kami mencoba menciptakan ruang dan menjadi berbahaya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *