BATAMCLICK.COM: Pasokan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam menjadi penopang utama kegiatan memasak di 10 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam, Kepulauan Riau. Seluruh dapur kini telah beroperasi penuh dengan jaringan gas PGN yang efisien dan andal.
“Seluruhnya sudah menggunakan jaringan gas bumi. Delapan dari sepuluh dapur baru terpasang pada Oktober ini,” jelas Area Support PGN Batam, Dendi Denintama, saat dihubungi di Batam, Kamis.
Dapur-dapur penerima pasokan gas tersebut tersebar di berbagai titik, antara lain Yayasan Mandiri Riau Sei Panas, Yayasan Mandiri Riau STC Mall, SPPG Cipta Asri, SPPG Nawani, SPPG Tanjung Uncang, SPPG Nongsa, SPPG Bengkong, SPPG Cipta Land, SPPG Golden Prawn, dan SPPG SP Batu Aji.
Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Menurut Dendi, penggunaan gas bumi memberikan banyak keuntungan dibandingkan bahan bakar konvensional seperti LPG, terutama untuk dapur yang beroperasi intensif setiap hari.
“Keunggulan utama gas bumi adalah harga yang lebih kompetitif dan ketersediaannya yang stabil. Ini penting karena dapur MBG berproduksi dalam skala besar dan rutin,” ujarnya.
Selain hemat biaya, gas bumi juga jauh lebih ramah lingkungan. Dendi menjelaskan bahwa secara kimia, gas bumi metana (CH₄) memiliki kandungan karbon lebih rendah dibanding LPG yang mengandung butana (C₄H₁₀).
“Emisi karbon yang dihasilkan gas bumi lebih kecil, sehingga lebih ramah bagi lingkungan dan mendukung konsep energi bersih,” tambahnya.
Harga Lebih Terjangkau dan Distribusi Lancar
Dari sisi harga, PGN Batam mencatat bahwa gas bumi untuk rumah tangga dijual sekitar Rp10.000 per meter kubik, jauh lebih murah dibanding LPG tabung ukuran 5,5 kilogram ke atas.
Hingga kini, penyaluran gas bumi ke dapur MBG berjalan tanpa kendala berarti. Proses distribusi dilakukan melalui anak perusahaan PGN, PT Gagas Energi Indonesia, yang memastikan pasokan gas tetap lancar setiap hari.
“Sampai saat ini semua berjalan baik. Dua dapur pelanggan pertama juga tidak mengalami gangguan pasokan,” tutur Dendi.
Ia menambahkan bahwa untuk saat ini, distribusi gas bumi baru mencakup wilayah Pulau Batam, sementara kawasan luar daratan masih dalam tahap perencanaan pengembangan jaringan.
Komitmen Energi Bersih untuk Program Sosial
PGN Batam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program sosial seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan energi bersih dan terjangkau. Dengan gas bumi, dapur MBG tidak hanya dapat beroperasi lebih efisien, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon di Batam.
“Gas bumi bukan hanya soal efisiensi, tapi juga wujud kepedulian terhadap lingkungan. Kami ingin menghadirkan energi yang bersih dan berkelanjutan,” tutup Dendi.