DPRD Banjarmasin dan mahasiswa bahas implementasi retribusi parkir

BATAMCLICK.COM : Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan H Awan Subarkah dan para mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin membahas implementasi retribusi parkir terhadap pembangunan kota.

Awan di Banjarmasin, Rabu, mengatakan pembahasan banyak menyentuh terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari penerapan peraturan daerah (Perda) tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

Perda yang ditetapkan pada akhir 2023 tersebut, ucap Awan, memuat tentang kenaikan retribusi tarif parkir baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat yang sudah diterapkan sejak April 2024.

BACA JUGA:   Tottenham Hotspur 'Puasa' Shots On Target

“Di mana tarif parkir untuk kendaraan roda dua dari Rp2.000 menjadi Rp3.000 dan kendaraan roda empat dari Rp3.000 menjadi Rp5.000,” terangnya.

Dikatakan Awan, perubahan aturan terkait tarif parkir ini menjadi perhatian mahasiswa Uniska tersebut bagaimana proses politiknya di legislatif.

“Mereka ingin mempelajari dan pengumpulan data-data untuk penyusunan tugas akhir semester,” ujar Awan.

Awan pun menjelaskan proses pembentukan perda tersebut hingga penerapan, serta berharap memberikan kontribusi besar bagi pendapatan asli daerah untuk pembiayaan pembangunan kota.

“Jadi kita sampaikan semua sudah melalui kajian yang panjang, termasuk menampung aspirasi dan masukan dari segala lapisan masyarakat hingga diterapkan Perda itu,” ujarnya.

BACA JUGA:   Florentino Perez Mengaku Sudah Berusaha Mempertahankan Zidane

Awan menuturkan peningkatan PAD dari sektor retribusi parkir untuk pembangunan Kota Banjarmasin.

Sementara itu, mahasiswa Uniska bersama Asyiah mengapresiasi sambutan DPRD Kota Banjarmasin karena memberikan pengalaman dan pelajaran bagi mahasiswa.

Asyiah mengungkapkan pertemuan dengan DPRD Kota Banjarmasin penting bagi mahasiswa untuk menyusun tugas akhir semester terkait kebijakan pemerintah kota dan politik di DPRD Kota Banjarmasin dalam implementasi retribusi parkir terhadap pembangunan.

Ditambahkan mahasiswa Uniska Rusmini, sudah mengumpulkan data dengan instansi terkait di Pemkot Banjarmasin.

“Dari data yang kami dapat di Pemkot Banjarmasin, target PAD untuk retribusi parkir ini sekitar Rp6 miliar, sekarang sudah terealisasi sekitar 40 persen,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Pemkab Batang Ingatkan Jamaah Haji Jaga Nama Baik Bangsa Indonesia

Sumber : Antara