Batam Memacu Investasi: Jefridin Bukaan Bimtek Perizinan Berbasis Risiko dan LKPM

BATCLICK.COM: Dalam upaya memperkuat ekosistem investasi, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Penyampaian Laporan Kegiatan Usaha Penanaman Modal (LKPM) di Galaxy Ballroom, Planet Holiday Hotel and Residence, pada Rabu (15/05/2024).

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi penanaman modal yang efektif di Batam. Kami mengharuskan pelaku usaha melaporkan setiap investasi yang dilakukan sesuai kondisi aktual sebagai dasar untuk menetapkan kebijakan investasi yang lebih baik,” kata Jefridin kepada 250 pelaku usaha yang hadir.

Dalam rangka meningkatkan investasi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menyiapkan sejumlah proyek strategis di bawah arahan Wali Kota Muhammad Rudi, termasuk pembangunan jalan utama yang menghubungkan Bandara Hang Nadim dengan Pelabuhan Batuampar, serta pengembangan Kawasan Tanjung Sauh dan Rempang Ecocity.

BACA JUGA:   Konsumsi BBM di Kepri Naik Hingga 47 Persen Pada Idul Fitri

“Kami bertujuan untuk mempermudah akses bagi investor dan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, melalui pembangunan infrastruktur jalan, pelabuhan, dan bandara,” terang Jefridin.

Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Batam mencatatkan kenaikan sebesar 7,04 persen, angka yang signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau sebesar 5,20 persen dan nasional 5,05 persen. “Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat Batam,” tambahnya.

Jefridin menekankan pentingnya menjaga kepercayaan investor dengan memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan mereka untuk mempertahankan momentum pertumbuhan ini.

BACA JUGA:   Tim Wasev Mabes TNI, Brigjen TNI Amrizal Menyempatkan foto di Depan Hasil Renovasi Musholla Nurul Iman

Setelah sosialisasi, diharapkan para pelaku usaha akan menyampaikan LKPM secara berkala. Narasumber juga diminta untuk memberikan materi yang dapat membantu pelaku usaha dalam penyampaian LKPM.

Reza Pahlevi, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam, menginformasikan bahwa sosialisasi dihadiri oleh 250 pelaku usaha dengan nilai investasi di atas Rp1 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Reza Pahlevi mengungkapkan bahwa realisasi investasi di Provinsi Kepri mengalami peningkatan pada triwulan pertama tahun 2024, mencapai Rp7,4 triliun, hampir dua kali lipat dari realisasi investasi pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,9 triliun. Batam berkontribusi sebesar 72,5 persen terhadap peningkatan investasi di Kepri, dengan sisanya berasal dari 6 kabupaten/kota lain di provinsi tersebut.