Pemprov Kepri usulkan percepatan pemerataan digital ke BNPP

Batamclick.com,
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan percepatan pemerataan infrastruktur digital kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI untuk mengatasi keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah kepulauan tersebut.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan usulan tersebut telah disampaikan langsung kepada Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman dalam pertemuan di Jakarta, Selasa (14/7).

Menurut Nyanyang, masih banyak wilayah di Kepri yang belum terjangkau layanan telekomunikasi, terutama di pulau-pulau terluar di Kabupaten Lingga, Natuna, dan Kepulauan Anambas.

“Kondisi ini menjadikan Kepri belum merdeka secara komunikasi karena masih terkendala keterbatasan sinyal,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Nyanyang melaporkan terdapat 207 lokasi tanpa sinyal (blankspot), baik total maupun parsial, yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota di Kepri.

Selain itu, kata dia, peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi dan pasokan listrik juga dibutuhkan untuk mendukung Program Desa Nelayan Merah Putih, termasuk kebutuhan akses internet dan “cold storage”

Cold storage adalah fasilitas penyimpanan bersuhu rendah yang berfungsi untuk menjaga kesegaran, mencegah pembusukan, dan memperpanjang umur simpan berbagai produk.

“Makanya, kami usulkan percepatan pemerataan digital melalui pembangunan BTS baru di wilayah permukiman blankspot, peningkatan kapasitas jaringan menjadi 4G/5G pada infrastruktur yang telah tersedia, serta penyediaan akses internet berbasis satelit untuk mendukung layanan publik di wilayah terpencil dan terluar,” ujarnya.

Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman menyambut positif usulan tersebut. Ia menekankan pentingnya penanganan persoalan kelistrikan yang berkaitan dengan penguatan jaringan komunikasi di Kepri.

Makhruzi mengatakan akan menugaskan jajarannya menindaklanjuti persoalan rasio elektrifikasi dan cakupan layanan telekomunikasi di Kepri bersama kementerian terkait.

“Kita akan menggagas pembangunan infrastruktur pendukung listrik dan komunikasi di Kepri,” ujarnya.

Menurut dia, BNPP mendukung penguatan infrastruktur digital di Kepri agar mampu meningkatkan daya saing wilayah perbatasan yang berdekatan dengan Singapura sebagai salah satu pusat ekonomi dan digital dunia.

Penguatan infrastruktur digital tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.

“Dengan jaringan yang kuat, terutama peningkatan ke 4G/5G, pelaku ekonomi lokal, UMKM, dan sektor pariwisata di Kepri dapat memanfaatkan peluang pasar internasional serta tidak tertinggal dari ekosistem digital negara tetangga,” katanya.

Sumber, Antara

Exit mobile version