Batamclick.com, Batam – Beredarnya video pendek yang disebarluaskan di sejumlah media sosial dengan keterangan mengatakan adanya penculikan anak, hebohkan warga Batam khususnya Bengkong, Minggu (12/3/2023).
Dalam video yang berdurasi 57 detik tersebut tampak beberapa orang anak laki-laki yang ditemani oleh orangtua sedang berada di Mapolsek Bengkong.
Sebelumnya, dikabarkan dua orang anak yang tinggal di Bengkong Kodim dikabarkan menghilang dari rumah.
Dalam unggahan video yang sudah tersebar di grup-grup whatsapp, menyebutkan bahwa dua bocah tersebut diculik dan dibawa ke arah Jalan Bunga Raya, Ocarina, hendak dinaikkan ke atas perahu.
Sedangkan bunyi keterangan yang ada dalam video tersebut yaitu, “Assalamualaikum dan selamat pagi, kepada ibu dan bapak yang ada di grup ini, agar berhati-hati dan menjaga anak-anaknya kejadian di bengkong kodim dua orang anak diculik, udah di bawa ke ocarina dan mau dinaikkan di perahu oleh penculik tapi digagalkan oleh security ocarina.
Kejadiannya tadi sore sekitar jam 5 pelakunya tiga orang dua orang udah ditangkap sekarang berada di Polsek Bengkong satu orang lari, lagi dicari oleh polisi,” tulis postingan yang beredar di group WhatsApp.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra, melalui Kanit Reskrim, Ipda Anwar Aris, membantah perihal isu penculikan anak tersebut.
“Informasi yang menyampaikan bahwa kedua bocah itu telah diculik dan mau dinaikkan ke perahu adalah informasi bohong atau hoaks,” tegas Aris.
Lanjut Aris, dua bocah itu dilaporkan hilang oleh warga pada Sabtu (11/3/2023) soreh ke Mapolsek Bengkong, setelah diajak dua orang rekannya yang juga masih anak-anak bermain di parit wilayah Bengkong Kodim.
Kemudian, kedua bocah itu diajak berjalan kaki melihat ikan laga atau cupang yang berada di Golden Prawn.
Keempat anak itu kembali melanjutkan perjalanan ke wilayah Ocarina dan bermain perahu sampan kayu. Dikarenakan kemalaman, saat hendak pulang, keempat anak ini diamankan pihak sekuriti setempat.
“Berita itu tidak betul, tidak ada penculikan anak. Tapi anak itu bermain-main hingga malam hari dan masuk ke dalam wisata Ocarina lewat samping. Nah kemudian diamankan pihak sekuriti malam itu, sehingga menginformasikan kepada kami,” tegas Aris saat kepada Batamclick.com.
Aris pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam khususnya di wilayah Kecamatan Bengkong untuk tidak mudah percaya dengan informasi-informasi, yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dia meminta warga untuk mengecek kebenaran suatu informasi dan tidak menyebarkan hoaks.
“Yang jelas bukan diculik. Intinya kepada seluruh masyarakat jangan mudah terhasut dengan berita-berita yang belum pasti benar, cek dulu kebenarannya ke kantor polisi terdekat,” katanya.
Dalam kesempatan ini, pihak orang tua mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian setempat karena telah berupaya mencari hingga menemukan anak-anaknya.
“Terima kasih kepada bapak Kapolsek beserta jajaran Polsek Bengkong, yang telah menemukan anak kami. Sekali lagi terima kasih,” ujarnya disaksikan pihak sekuriti Ocarina.
Semoga hal ini jadi pelajaran bagi seluruh warga Batam, atau penggiat media sosial, untuk tidak menyebarkan video yang belum diketahui keberadaannya.
