Batamclick.com, Ranai – Pemerintah Kabupaten Natuna memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian internasional yang diraih tenaga medis daerah. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah sekaligus Konsultan Kardiologi Intervensi RSUD Natuna, dr. Hendrianus, Sp.JP(K), FIHA, FACC, resmi dikukuhkan sebagai Fellow of the American College of Cardiology (FACC) oleh American College of Cardiology (ACC) di Washington DC, Amerika Serikat.
Direktur RSUD Natuna, dr. Ari, menyatakan bahwa pengukuhan FACC ini merupakan pengakuan tingkat internasional atas kompetensi dan keahlian dr. Hendrianus di bidang kardiologi intervensi.
“Gelar FACC ini adalah pengakuan internasional atas kompetensi dr. Hendri. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan SDM tenaga kesehatan kita tidak kalah bersaing dengan dokter-dokter di daerah lain bahkan tingkat dunia,” ujar dr. Ari, Selasa (11/8/2026).
Menurut dr. Ari, keberadaan dokter spesialis dengan kualifikasi internasional menjadi modal krusial bagi daerah kepulauan seperti Natuna. Hal ini secara langsung memperkuat kapasitas pelayanan RSUD Natuna dalam menangani berbagai kasus penyakit jantung dan pembuluh darah secara lebih profesional.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, turut menyampaikan rasa bangga dan selamat atas prestasi medis yang membawa nama Kabupaten Natuna ke kancah kardiologi internasional tersebut.
“RSUD Natuna kini sudah memiliki dokter spesialis jantung berstandar internasional. Ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi Kabupaten Natuna. Saya mengucapkan selamat kepada dr. Hendrianus atas pencapaian FACC-nya. Semoga kompetensi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Cen Sui Lan.
Bupati Cen menegaskan bahwa Pemkab Natuna terus mendukung peningkatan kualitas dan kapasitas SDM kesehatan. Menurutnya, keterbatasan geografis sebagai wilayah kepulauan tidak boleh menjadi penghalang bagi tenaga profesional daerah untuk meraih standar tertinggi.
“Kita ingin kualitas pelayanan kesehatan di Natuna terus meningkat. Semakin baik kompetensi dokter dan tenaga kesehatan kita, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” tambah Cen Sui Lan.
Capaian dr. Hendrianus ini menjadi sinyal positif bahwa pengembangan SDM kesehatan di Natuna berjalan seiring dengan perkembangan profesi medis global, sekaligus memberikan kepastian pelayanan kesehatan yang kian berkualitas bagi warga perbatasan.
