Ribuan Warga Meriahkan Pawai Pembangunan HUT RI ke-81 di Batam

Batamclick.com,
Jalanan di pusat Kota Batam dipenuhi ribuan peserta pada Minggu pagi (9/8). Sekitar 8.000 orang mengikuti Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pawai yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB itu menjadi pembuka rangkaian kegiatan HUT RI tingkat Kota Batam. Kegiatan dipusatkan di kawasan Batam Center dan terbagi dalam dua agenda utama, yakni pawai budaya dan pawai kendaraan hias.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Batam Imam Tohari selaku koordinator kegiatan mengatakan jumlah peserta mencapai sekitar 8.000 orang, sedangkan kendaraan hias yang ikut serta berjumlah 50 unit.

“Pesertanya sekitar 8.000 orang. Pawai pembangunan ini terdiri dari pawai budaya dan pawai kendaraan hias. Kendaraan hias ada 50,” kata Imam.

Menurut dia, pawai tersebut merupakan rangkaian pertama dari perayaan HUT RI ke-81 di Batam. Pemerintah Kota Batam masih menyiapkan sejumlah kegiatan lain yang akan digelar hingga Oktober 2026.

Pawai budaya melibatkan berbagai unsur, mulai dari marching band, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), organisasi perempuan, satuan pendidikan, organisasi perangkat daerah, paguyuban, hingga organisasi kemasyarakatan.

Barisan pawai diawali Marching Band BBDC dan Paskibraka Kota Batam. Selanjutnya tampil PKK Kota Batam, PIKORI BP Batam, Dharma Wanita Persatuan, Dekranasda, dan sejumlah organisasi perempuan lainnya.

Barisan berikutnya diisi perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), peserta dari jenjang TK hingga perguruan tinggi, organisasi perangkat daerah, paguyuban, dan organisasi kemasyarakatan.

Para peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah serta busana Melayu. Pawai budaya mengambil titik awal di kawasan RM Dendeng Batokok, Sei Panas, kemudian bergerak menuju panggung kehormatan di Batam Center.

Sementara itu, kendaraan hias diberangkatkan dari Dataran Engku Hamidah dan melintasi Simpang Gelael, Simpang Polux Habibie, Simpang Kepri Mall, serta Simpang Fly Over sebelum berakhir di panggung kehormatan.

Panitia mensyaratkan kendaraan yang digunakan berupa mobil pikap atau lori maksimal enam roda dan dalam kondisi layak jalan. Ketinggian kendaraan hias dibatasi maksimal empat meter dengan dekorasi yang tidak mengganggu pandangan pengemudi maupun keselamatan lalu lintas.

Penilaian kendaraan dilakukan berdasarkan estetika, ketertiban selama pawai, serta kesesuaian dengan ketentuan teknis yang telah ditetapkan panitia.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI tingkat Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan Pawai Pembangunan menjadi awal dari rangkaian panjang perayaan kemerdekaan di Batam.

Agenda selanjutnya dimulai pada 14 Agustus dengan gladi kotor upacara kenaikan dan penurunan bendera di Dataran Engku Putri. Pada malam harinya akan digelar pengukuhan Paskibraka di Golden Prawn 933, Bengkong.

Gladi bersih upacara dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus. Pada 16 Agustus malam, Pemkot Batam akan menggelar Pawai Obor atau Taptu di Dataran Engku Hamidah serta Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Bulang Gebang, Batuaji.

“Puncak peringatan berlangsung pada Senin, 17 Agustus. Upacara kenaikan bendera dijadwalkan pukul 07.00 WIB di Dataran Engku Putri dengan Wali Kota Batam Batam sebagai inspektur upacara,” ujar Yusfa.

Rangkaian kegiatan kemerdekaan kemudian berlanjut dengan berbagai agenda di tingkat kecamatan, antara lain pesta rakyat di Belakang Padang, lomba tradisional sampan layar di Bulang, Batam Bershalawat di Batam Center, hingga kegiatan olahraga dan budaya di sejumlah kecamatan sampai Oktober 2026.

Pemerintah Kota Batam menilai Pawai Pembangunan tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga etalase keberagaman budaya masyarakat Batam yang dihuni berbagai suku, agama, dan latar belakang sosial.

Sumber, Batam Pos

Exit mobile version