BATAMCLICK.COM: Sabtu pagi yang cerah, 31 Mei 2025, menjadi momen yang menghangatkan hati di Gedung 3 Sekolah Pelita Utama, Lubukbaja, Batam. Di hadapan puluhan kepala sekolah yang tergabung dalam Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kepri, Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepri hadir dengan semangat kolaborasi dan kepedulian.
Pertemuan ini terasa istimewa. Ketua MKKS SMA Kepri, Adi Saputra—yang juga Kepala Sekolah SMAN 20 Batam—memberikan ruang bagi JMSI Kepri untuk memaparkan dua program unggulan yang lahir dari kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Ketua JMSI Kepri, Eddy Supriatna, membuka pertemuan dengan hangat. Ia menjelaskan, JMSI Kepri adalah rumah bagi para pemilik media online yang berkomitmen menciptakan ekosistem pers yang sehat dan profesional. Namun, di balik layar dunia media, JMSI menyadari bahwa sekolah juga perlu mendapat perhatian.
“Sejak 2023, kami sudah menjalin kerjasama dengan beberapa sekolah. Kami percaya, kemajuan dunia pendidikan perlu didukung dari berbagai sisi, termasuk dari media,” tutur Eddy, matanya berbinar penuh semangat.

Eddy kemudian memaparkan dua program unggulan yang menjadi bukti nyata kepedulian JMSI Kepri. Program pertama, “Ayo Jadi Penulis”, mengajak siswa untuk belajar dan berkreasi dalam dunia jurnalistik. JMSI tidak hanya memberikan pelatihan, tapi juga membuka ekskul jurnalistik di sekolah-sekolah yang belum memiliki. Sedangkan bagi sekolah yang sudah memiliki ekskul jurnalistik, JMSI siap menjadi pembimbing dan mitra belajar yang setia.
“Lewat program ini, kami ingin para siswa punya ruang untuk menyalurkan ide dan kreativitas mereka. Menulis bukan hanya soal kata-kata, tapi tentang menemukan keberanian untuk bercerita,” kata Eddy.
Program kedua yang tak kalah menarik adalah “Jaga Sekolah”. Di era informasi yang serba cepat, Eddy menyadari, kepala sekolah sering kali merasa cemas jika muncul pemberitaan negatif yang tidak berimbang. Lewat program ini, JMSI membuka ruang bagi sekolah untuk mempublikasikan kegiatan positif, berdiskusi, dan mendapat pendampingan advokasi.
“Kami ingin para kepala sekolah fokus pada kemajuan sekolah, bukan sibuk mengurusi berita provokatif yang tidak mendidik. Jaga Sekolah adalah bentuk kepedulian kami—agar sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk tumbuh,” ungkapnya.
Mendengar pemaparan itu, Adi Saputra, Ketua MKKS SMA Kepri, langsung memberikan sambutan hangat. “Kami di SMAN 20 Batam sudah memiliki ekskul jurnalistik. Silakan JMSI menjadi pembimbingnya. Dan program ini, semoga bisa menyebar ke sekolah-sekolah lainnya,” katanya dengan tulus.
Pertemuan singkat itu menorehkan harapan baru. Sebuah langkah kecil, namun penuh makna: ketika media dan pendidikan berjalan beriringan, demi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak bangsa.(lilis)