Damkar dan polisi padamkan kebakaran Kantor Perusahaan Daerah Natuna

Batamclick.com,
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) bersama personel kepolisian memadamkan kebakaran yang melanda kantor Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Natuna Syawal dikonfirmasi dari Natuna, Jumat, mengatakan kebakaran terjadi pada Jumat sore di wilayah Batu Kapal, Kecamatan Bunguran Timur.

Laporan kebakaran, kata dia, diterima pada pukul 15.36 WIB. Satu menit kemudian, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian.

Kebakaran menyebabkan kerusakan pada bangunan dan isinya. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu karena kantor tersebut sudah lama tidak difungsikan.

“Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB,” katanya.

Ia menambahkan, penyebab kebakaran maupun nilai kerugian akibat peristiwa tersebut masih belum diketahui.

Dalam penanganan kebakaran, Disdamkarmat mengerahkan beberapa kendaraan, Regu Bravo bersama personel piket lainnya serta didukung personel Kepolisian, TNI dari Yon Komposit, PLN, dan pihak swasta yang membantu penyediaan mobil tangki air.

“Proses pemadaman berlangsung lancar tanpa kendala berarti sehingga api berhasil dikendalikan,” ujar dia.

Sementara itu, Kapolsek Bunguran Timur AKP Nellay Boy mengatakan Polres Natuna menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta sejumlah personel, termasuk Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur, guna memperkuat proses penanganan di lapangan.

“‎Berkat koordinasi dan kolaborasi yang solid antarinstansi, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 40 menit sejak laporan diterima,” ucapnya.

Ia menjelaskan setelah memadamkan kebakaran, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

‎Selama proses pemadaman, personel gabungan juga melakukan pengamanan lokasi agar aktivitas petugas berlangsung aman dan masyarakat tidak mendekati area yang berpotensi membahayakan.

‎”Proses pendinginan terus dilakukan untuk memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif,” katanya.

Sumber, Antara

Exit mobile version