Disdukcapil Batam genjot aktivasi IKD dukung akses Perlinsos

Batamclick.com,
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam menggenjot aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mendukung kemudahan masyarakat mengakses Portal Perlinsos (perlindungan sosial) sekaligus layanan administrasi kependudukan secara digital.

Kepala Disdukcapil Kota Batam Adisthy mengatakan pihaknya terus mendorong masyarakat melakukan aktivasi IKD melalui berbagai layanan “jemput bola” maupun pelayanan harian di kantor dinas.

“Aktivasi IKD selalu kami sampaikan kepada warga Batam. Fungsinya tidak hanya untuk akses perlindungan sosial (Perlinsos), tetapi juga untuk pembaruan data kependudukan,” katanya saat dihubungi di Batam, Selasa.

Ia mengatakan IKD dibutuhkan masyarakat untuk mengakses portal Perlinsos yang mempermudah masyarakat dalam mengajukan program perlindungan sosial secara digital, seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

“Portal ini lebih memudahkan masyarakat dalam menerima bantuan yang tepat sasaran. Sepanjang masyarakat sudah aktivasi IKD, mereka bisa melakukan pengajuan secara mandiri melalui aplikasi,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa masyarakat yang telah mengaktifkan IKD dapat mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara mandiri melalui aplikasi, termasuk melakukan pembaruan data tanpa harus selalu datang ke kantor pelayanan.

Untuk memperluas cakupan aktivasi IKD, Disdukcapil Batam tetap membuka layanan setiap hari di kantor pelayanan. Petugas juga turun langsung ke masyarakat melalui program Gerakan Aksi Pelayanan on Location (GASPOL) serta kegiatan silaturahmi di kecamatan.

“Untuk kegiatan GASPOL itu kami menyesuaikan jadwal dengan yang ingin dijemput bola, sedangkan pelayanan di kecamatan mengikuti jadwal silaturahmi yang dilaksanakan masing-masing wilayah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa hingga 20 Juli 2026 jumlah warga Batam yang telah mengaktifkan IKD mencapai 70.859 orang atau sekitar 7,13 persen dari total penduduk Batam yang mencapai sekitar 1,39 juta jiwa.

Menurut dia, jumlah tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.

“Hingga Juli 2026 tercatat 70.859 orang yang sudah mengaktifkan IKD, di bulan April masih sekitar 61 ribu orang, jadi ada peningkatan di beberapa bulan terakhir,” katanya.

Meski demikian, Disdukcapil masih terus berupaya meningkatkan angka aktivasi karena cakupannya masih relatif kecil dibandingkan jumlah penduduk.

“Untuk saat ini peningkatannya sudah lumayan, tetapi memang persentasenya belum signifikan jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kota Batam,” ujarnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, Disdukcapil Batam berharap semakin banyak masyarakat Batam yang beralih menggunakan IKD.

Sumber, Antara

Exit mobile version