PLN Natuna bangun infrastruktur kelistrikan di Embung Sebayar

Batamclick.com,
PT PLN Persero Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna Provinsi Kepulauan Riau membangun infrastruktur kelistrikan di kawasan Embung Sebayar, guna mendukung operasional fasilitas pengelolaan air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Manajer ULP PLN Natuna Rafki Chandra dikonfirmasi dari Natuna, Sabtu, mengatakan penyediaan jaringan listrik tersebut merupakan bentuk dukungan PLN terhadap pelayanan dasar masyarakat.

Menurut dia, keberadaan infrastruktur kelistrikan di Embung Sebayar menjadi bagian dari upaya memastikan fasilitas pengolahan dan distribusi air dapat berjalan dengan baik.

“Jaringan kita telah rampung dipasang dan sudah bisa digunakan,” kata Rafki.

Embung Sebayar merupakan tampungan air buatan yang dibangun oleh pemerintah pusat untuk mencukupi kebutuhan dasar masyarakat.

Lokasinya berada jauh dari pemukiman warga. Kondisi demikian membuat PLN harus memasang 46 batang tiang tegangan menegah (TM) untuk saluran kabel udara tegangan menengah (SUTM) sepanjang 2,1 kilometer.

Selain itu, PLN juga memasang sembilan batang tiang jaringan tegangan rendah (JTR) untuk saluran kabel SKUTR sepanjang 2×400 meter.

“Kami harap jaringan yang ada bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa Zaharuddin mengatakan di Embung Sebayar telah dibangun berbagai fasilitas untuk mendistribusikan air baku ke masyarakat.

Pengoperasian, lanjut dia, diperkirakan dalam waktu dekat mengingat sumber air yang digunakan saat ini sudah berkurang.

“Setelah adanya serah terima dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra IV ke kita, baru kita akan operasikan,” ucapnya.

Ia menjelaskan pihaknya bersama perwakilan BWS udah melakukan uji coba pengoperasian pompa pendistribusian air baku ke reservoir di Bukit Berangin. Pompa yang ada mampu menghasilkan lebih atas 50 liter air per detik.

Ia menyebutkan nantinya pendistribusian ke pelanggan masih dilakukan menggunakan jaringan lama, dari reservoir baru.

Ia mengungkapkan kehadiran pipa transmisi dan reservoir baru di Bukit Berangin akan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Bunguran Timur, sebagian Kecamatan Bunguran Tengah dan Kecamatan Selatan.

“Saat ini fasilitas yang tersedia masih untuk pendistribusian air ke penampungan di Bukit Berangin dengan kapasitas 100 kubik,” katanya.

Sumber, Antara

Exit mobile version