BATAMCLICK.COM – PLN Batam tambah pasokan listrik 300 MW melalui kerja sama pembangunan PLTGU Batam-3 dan Batam-4. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung pertumbuhan investasi, kawasan industri, pusat data, dan ekonomi digital di Kota Batam.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Dalle Energy Batam untuk pengembangan PLTGU berkapasitas 2 x 150 MW.
Penandatanganan itu berlangsung bersamaan dengan kunjungan Duta Besar Swedia untuk Indonesia, H.E. Daniel Blockert, ke PT PLN Batam, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Danantara Asset Management, BP Batam, Pemerintah Kota Batam, Medco Power Indonesia, dan Siemens Energy Indonesia.
Perkuat Ketahanan Energi Batam
Daniel Blockert mengatakan kerja sama tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi Batam. Menurutnya, proyek itu juga akan mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan dan pembangunan ekonomi jangka panjang.
“Kerja sama ini mencerminkan komitmen dalam memperkuat ketahanan energi Batam. Swedia memandang kemitraan dengan Indonesia sebagai hubungan yang sangat penting, khususnya melalui Sweden–Indonesia Sustainability Partnership, yang menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan tanggung jawab terhadap lingkungan harus berjalan beriringan,” katanya.
Ia menjelaskan, Swedia terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan penyedia teknologi untuk mempercepat transisi energi.
Salah satu dukungannya hadir melalui penggunaan turbin gas SGT-800 buatan Siemens Energy yang diproduksi di Finspång, Swedia.
“Selain mendukung keandalan pasokan listrik saat ini, teknologi tersebut juga memiliki potensi untuk menggunakan bahan bakar rendah emisi, seperti green hydrogen dan green ammonia. Hal ini sejalan dengan visi Batam untuk berkembang sebagai kawasan industri yang kompetitif, tangguh, dan rendah karbon,” ujarnya.
Daniel berharap kerja sama di bidang energi, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan antara Swedia dan Batam terus berkembang.
“Swedia berharap dapat terus menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan transformasi energi Batam dan Indonesia. Kami juga mengundang PLN Batam untuk bergabung dalam rangkaian kunjungan resmi Yang Mulia Putri Mahkota Swedia ke Indonesia serta Sweden–Indonesia Sustainability Partnership Conference pada September 2026,” tuturnya.
Pemko Batam: Listrik Andal Jadi Kunci Investasi
Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Swedia yang terus mendukung penguatan sektor energi di Batam.
Menurutnya, kunjungan Duta Besar Swedia membuka peluang baru untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus memperluas investasi di Batam.
Firmansyah menegaskan, keandalan pasokan listrik menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan kawasan industri dan iklim investasi.
Ia menilai tambahan kapasitas pembangkit sebesar 300 MW akan membuat Batam semakin siap memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.
“Tambahan pasokan listrik akan mendorong percepatan pembangunan dan mendukung agenda Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra,” katanya.
PLN Batam Siapkan Fondasi Energi untuk Industri dan Data Center
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan pertumbuhan industri, pusat data, kawasan digital, dan investasi harus diimbangi dengan sistem kelistrikan yang semakin kuat.
“Batam berada pada posisi yang sangat strategis. Pertumbuhan industri, investasi, kawasan digital, dan data center membutuhkan dukungan pasokan listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, PLN Batam terus melakukan penguatan sistem kelistrikan dari sisi pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga pelayanan kepada pelanggan,” ujarnya.
Kwin Fo menambahkan, pembangunan PLTGU Batam-3 dan Batam-4 menjadi bagian penting dalam menjaga kecukupan daya sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Batam siap menjadi pusat industri, investasi, dan ekonomi digital. PLN Batam akan terus mengambil peran penting dalam menyediakan fondasi energi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan tersebut,” tegasnya.
Dalle Energy Lanjutkan Kemitraan Jangka Panjang
Direktur Utama Dalle Energy Batam, Imron Gazali, mengatakan proyek tersebut melanjutkan kemitraan antara Medco Power melalui Dalle Energy Batam dengan PLN Batam yang telah terjalin lebih dari 20 tahun.
“Pengembangan PLTGU Batam-3 dan Batam-4 merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mendukung kebutuhan energi Batam yang terus bertumbuh, memperkuat keandalan pasokan listrik, serta meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi nasional maupun regional,” katanya.
Tinjau PLTGU Tanjung Uncang dan Proyek di Kabil
Selain menghadiri penandatanganan kerja sama, Duta Besar Swedia juga meninjau operasional PLTGU 120 MW Tanjung Uncang. Ia melihat langsung ruang kendali (control room) dan sistem pengelolaan pembangkit.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) di Kabil untuk meninjau perkembangan pembangunan PLTGU Batam-1 berkapasitas 150 MW dan PLTGU Batam-2 berkapasitas 150 MW, yang diproyeksikan semakin memperkuat sistem kelistrikan Batam pada masa mendatang.***
