DJP Kepri kenalkan peran pajak untuk pembangunan negara di 10 sekolah

Batamclick.com,
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kepulauan Riau (Kanwil DJP Kepri) memberikan edukasi mengenai perpajakan dan peran pajak dalam pembangunan negara kepada siswa di 10 sekolah tersebar di enam kabupaten/kota melalui kegiatan Pajak Bertutur 2026.

Kepala Kanwil DJP Kepulauan Riau Mekar Satria Utama mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan perpajakan kepada generasi muda sejak dini, termasuk memahami hubungan pajak dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Untuk siswa SD/SMP penyampaian materi ditekankan dengan bahasa sederhana: dari mana uang negara berasal, ke mana uang negara digunakan, dan apa hubungan pajak dengan kehidupan sehari-hari mereka,” kata Mekar saat dikonfirmasi di Batam, Selasa.

Di Kepri, kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Kanwil DJP Kepri, kantor pelayanan pajak (KPP) serta Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) dengan sekolah di sejumlah daerah.

Sebanyak empat sekolah berada di Batam, yakni SMP Kartini II Batam, SMA Negeri 16 Batam, SMP Negeri 17 Batam dan SMP Negeri 31 Batam.

Kemudian dua sekolah di Tanjungpinang, masing-masing SD Negeri 010 Tanjungpinang dan satu sekolah lainnya, serta dua sekolah di Karimun yakni SMP Negeri 2 Kundur dan SMA Negeri 5 Karimun.

Kegiatan juga digelar di SMP Negeri 1 Bintan, SMK Negeri 1 Singkep di Lingga, dan SMP Negeri 4 Bunguran Timur di Natuna.

“Materi yang diberikan mencakup pengenalan APBN, sumber penerimaan negara, peran pajak sebagai salah satu sumber utama penerimaan negara, serta penggunaan APBN untuk membiayai pembangunan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pelayanan pemerintah,” katanya.

Siswa juga diberikan pemahaman mengenai hubungan antara pajak dan pembangunan agar mengetahui bahwa penerimaan pajak yang dihimpun negara digunakan kembali untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat.

Melalui edukasi tersebut, DJP Kepri berharap pemahaman perpajakan dapat tumbuh sejak dini sehingga generasi muda tidak hanya mengetahui pengertian pajak, tetapi juga memahami alasan pajak diperlukan dan kontribusinya terhadap pembangunan nasional.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi adik-adik semua, khususnya dalam menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai perpajakan serta peran pajak dalam pembangunan Indonesia,” katanya.

Sumber, Antara

Exit mobile version