Dukungan Mengalir, Dahlan Iskan Dipinang Jadi Ketua Dewan Pers

Dahlan Iskan (kanan) bersama Pemred Batamclick Novianto yang juga bekas anak buahnya saat berkarya di Posmetro Batam , Grup Jawa Pos. (F-Ady Pawenari)
Dahlan Iskan (kanan) bersama Pemred Batamclick Novianto yang juga bekas anak buahnya saat berkarya di Posmetro Batam , Grup Jawa Pos. (F-Ady Pawenari)

BATAMCLICK – BANJARMASIN: Suasana Summit National Media Massa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (8/1/2025), berlangsung hangat. Wartawan senior Dahlan Iskan, yang hadir sebagai pembicara, mendapat dukungan tak terduga dari sejumlah wartawan senior. Mereka ingin Dahlan maju sebagai anggota, bahkan Ketua Dewan Pers periode 2025-2028.

Dukungan itu mencuat saat sesi tanya jawab. Seorang peserta tiba-tiba mengajukan pertanyaan, “Apakah Pak Dahlan bersedia dicalonkan sebagai Ketua Dewan Pers?” Suasana seketika riuh. Beberapa peserta lain ikut menyuarakan dukungan.

Dahlan yang selama ini dikenal santai dan lugas, tersenyum mendengar permintaan itu. Ia tidak langsung mengiyakan, tetapi memberikan jawaban diplomatis.

“Sepanjang tidak ada calon lain yang lebih baik, saya bersedia. Tetapi kalau Pak Komarudin Hidayat mau, saya pilih beliau,” ujarnya. Ia pun menambahkan, “Kalau terpaksa kepepet, apa boleh buat.”

Saat ditanya soal kondisi Dewan Pers saat ini, mantan Menteri BUMN itu mengaku tidak terlalu mengikuti perkembangannya.

“Aku terus terang nggak ngikutin Dewan Pers saat ini, sudah agak jauh,” katanya. Namun, ia menekankan bahwa ke depan, Dewan Pers harus dipimpin oleh sosok yang berintegritas tinggi dan mampu mengembalikan kepercayaan publik.

“Ini bukan sekadar jabatan. Ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap Dewan Pers,” pungkasnya.

Dahlan yang namanya besar bersama Jawa Pos Group itu juga menilai ada banyak hal yang perlu dibenahi di tubuh Dewan Pers, terutama soal transparansi dan kredibilitas.

Meski tak memberikan jawaban pasti, antusiasme para jurnalis terhadap sosok Dahlan Iskan menunjukkan harapan besar terhadap perubahan di Dewan Pers. Apakah ia akhirnya bersedia maju? Waktu yang akan menjawab. (*)

Exit mobile version