Pemkab Natuna optimalkan posyandu untuk intervensi stunting

Batamclick.com,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mengoptimalkan peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan intervensi pencegahan stunting secara serentak di daerah itu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Natuna Moestofa Albakry di Natuna, Selasa, mengatakan Menteri Dalam Negeri memerintahkan daerah untuk melaksanakan intervensi serentak pada Agustus 2026, sebagai upaya pencegahan stunting. Perintah tersebut, diperkuat oleh surat Gubernur Kepulauan Riau.

Dalam arahan tersebut, Kemendagri meminta pemerintah kabupaten/kota memastikan pelayanan pemeriksaan kesehatan rutin, pemantauan tumbuh kembang balita, dan pemeriksaan ibu hamil di seluruh posyandu dapat menjangkau seluruh sasaran prioritas secara menyeluruh.

Langkah itu bertujuan mendeteksi secara dini potensi stunting, sehingga apabila ditemukan permasalahan dapat segera diberikan perlakuan yang tepat. Perlakuan yang dimaksud bisa berupa perbaikan gizi bagi sasaran yang mengalami masalah gizi, pemberian edukasi kepada masyarakat, serta hal lainnya.

“Daerah di minta melakukan intervensi serentak di bulan Agustus. Harapan dari Intervensi serentak ini jumlah balita, ibu hamil yang dilayani tercapai 100 persen,” ucapnya.

Ia menyebut Pemkab Natuna telah menggelar rapat persiapan pelaksanaan intervensi tersebut di Bukit Arai, bersama para pemangku kepentingan di unit kerja lingkungan Pemkab Natuna.

Tujuannya adalah untuk menyamakan persepsi, agar pelaksanaan intervensi memenuhi target.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan intervensi serentak ini. Kita mau seluruh pihak memiliki pemahaman dan langkah yang sama agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ujar dia.

Sumber, Antara

Exit mobile version