Kapolres Bintan Tegaskan Netral di Pilkada 2020

BATAMCLICK.COM, Bintan – Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono menegaskan pihaknya terus menjaga netralitas dalam Pilkada 2020.

Hal itu disampaikan terkait berdarnya rekaman pernyataan Paslon Bupati Bintan nomor urut 1 yang menyatakan mendapat informasi kegiatan paslon nomor urut 2 dari kepolisan dan TNI.

“Polri tidak akan memihak kepada salah satu paslon baik paslon Gubernur maupun paslon Bupati pada pilkada serentak 2020 di wilayah Kabupaten Bintan,” tegasnya.

Dari pernyataanya tersebut, Kapolres menyatakan tidak ada data apapun dari kepolisian yang diberikan ke paslon manapun.

BACA JUGA:   Yayasan Vihara Dharma Shanti Tanjunguban Gelar Baksos Bagikan 600 Paket Sembako

“Apabila terdapat anggota melakukan pelanggaran kode etik kepolisian terkait pemilukada 2020 akan ditindak sesuai aturan yg berlaku,” tegasnya.

Bambang Sugihartono juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap memantuhi protokol kesehatan karena kita masih berada dalam pandemic Covid-19.
Mengajak kepada Masyarakat untuk mendatangi TPS dan mengunakan hak suaranya untuk memilih Kepala Daerah dengan pilihan hati masing-masing pada Rabu tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Adapun rekaman pernyataan calon Bupati Bintan nomor urut 1, “Jujur, melihat sebuah tanda-tanda yang tidak bagus terkait dengan masuknya orang-orang dari Pinang ke Bintan. Ini berdasarkan data dan fakta yang temukan. Ternyata sekarang, pola yang digunakan tim sukses. Ini bicara apa adanya, silahkan nanti dianalisa sendiri. Itu menggunakan banyak orang dari Tanjungpinang yang akan menjadi tim pemenangan dari khususnya yang dari Mantang.

BACA JUGA:   Angin Kencang, Polres Bintan Ingatkan Masyarakat tidak Lakukan Karhutla

Saya cerita dulu, di Mantang, nanti perhatikan baik-baik. Itu yang jualan dari luar daerah, ini semua membawa misi tertentu, kita tahu kan. Jadi, ini terjadi juga di tempat kita di Kijang. Ini yang jualan-jualan es, jualan apa, macam-macam lah mainan anak-anak yang keliling-keliling itu. Ternyata membawa misi nomor 2.

Ini saya jujur saja. Ini data ini sudah kami dapat dari kepolisian, dari tentara juga kami dapat. Artinya, ini memang sesuatu yang harus menjadi perhatian kita bersama. Model mainnya karena mungkin, dia melibatkan orang Tanjungpinang.

BACA JUGA:   Angin Kencang, Polres Bintan Ingatkan Masyarakat tidak Lakukan Karhutla

Sumber: BATAMTODAY