Asosiasi Pramuwisata Madani Batam Segera Dilantik, Perkuat SDM Pariwisata dan Budaya

Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) Batam segera melantik pengurus periode 2026–2031. Organisasi ini diharapkan memperkuat kualitas pramuwisata, membuka lapangan kerja, dan mendukung pariwisata Kepri.
Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) Batam segera melantik pengurus periode 2026–2031. Organisasi ini diharapkan memperkuat kualitas pramuwisata, membuka lapangan kerja, dan mendukung pariwisata Kepri.

BATAMCLICK.COM:Asosiasi Pramuwisata Madani (APM) Batam segera melantik dan mengukuhkan pengurus periode 2026–2031. Organisasi yang lahir pada awal 2026 ini diharapkan menjadi wadah bagi pramuwisata profesional sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan budaya di Kota Batam.

APM dibentuk atas kolaborasi para ketua organisasi perjalanan wisata, yakni ASITA, ASPPI, IPI, dan ASPABRI, bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.

Matangkan Persiapan Pelantikan

Persiapan pelantikan dibahas dalam rapat maraton yang digelar di ruang rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, kemudian dilanjutkan di Hotel AP Premier Batam.

Rapat tersebut membahas pembentukan panitia pelaksana pengukuhan dan pelantikan Dewan Pengurus APM periode 2026–2031.

Sejumlah calon pengurus hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Rohaizat, Febriansyah, Lailan, Irfan Gustaf, Muhamad Ishak, serta perwakilan Lembaga Adat Melayu Kota Batam.

Fokus Tingkatkan Kompetensi Pramuwisata

Salah satu pendiri APM, Tatik Manikowati, mengatakan pelantikan menjadi langkah awal untuk membangun organisasi pramuwisata yang profesional.

“Pelantikan pengurus APM adalah titik awal untuk menjadikan APM sebagai organisasi pramuwisata yang profesional. Setelah dilantik, pengurus harus segera bekerja, terutama di bidang pelatihan dan sertifikasi karena memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas anggota APM,” ujar Tatik yang juga menjabat Ketua IPI Kepulauan Riau.

Menurutnya, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi menjadi kunci agar pramuwisata Batam mampu bersaing dan memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.

Buka Peluang Kerja Masyarakat

Keberadaan APM juga dinilai membawa manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya masyarakat Melayu di Kota Batam.

Sejumlah kisah anggota menjadi bukti bahwa sektor pariwisata mampu membuka peluang kerja. Salah satunya seorang lulusan perguruan tinggi yang menganggur selama tiga tahun. Setelah bergabung dengan APM serta mengikuti pelatihan dan sertifikasi BNSP, ia berhasil memperoleh pekerjaan.

Cerita serupa datang dari seorang ibu tunggal yang kini menjadi calon pengurus APM. Setelah mengikuti pelatihan dan sertifikasi, ia memperoleh penghasilan yang membantu meningkatkan ekonomi keluarganya.

Siap Menjadi Mitra Pemerintah

Berbagai pengalaman tersebut menjadi dorongan bagi APM untuk terus meningkatkan kualitas organisasi dan sumber daya manusia di bidang kepariwisataan.

Pengurus APM dijadwalkan dilantik pada 13 Agustus 2026. Setelah resmi terbentuk, organisasi ini diharapkan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam meningkatkan kualitas pramuwisata, memperkuat pelestarian budaya Melayu, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berdampak langsung bagi masyarakat.***

Exit mobile version