Klaim Mengusir Roh Jahat, Kakak-Adik Pukuli Paman dan Nenek hingga Tak Bernyawa

BATAMCLICK.COM, Dua saudara kandung di India, melakukan ritual pengusiran roh jahat dengan memukuli paman dan neneknya menggunakan bambu hingga tewas.

Menyadur Times of India, Senin (27/7/2020), Kavita dan Vinayak Tare percaya bahwa paman dan neneknya selama ini berada di bawah pengaruh makhluk halus yang jahat.

Saudara ini meyakini sang paman, Pandarinath Tare, dan nenek mereka, Chandubai, hidup dalam pengaruh roh jahat setelah mendengar ucapan seorang dukun bernama Surendra Patil.

Untuk mengusir makhluk gaib yang disebut memberikan energi negatif di rumahnya ini, keduanya pun lantas berupaya melakukan sebuah ritual pengusiran roh jahat.

BACA JUGA:   Demi Konten, Pemuda Ini Sembarangan Hancurkan Nisan Kuburan

Dibantu dengan seorang keponakan yang berusia 17 tahun, Kavita dan Vinayak mengeksekusi kakek dan neneknya di rumah dengan menggunakan bambu.

Kepolisian menyebut insiden pembunuhan ini terungkap kita ayah Pandarinath, Shivram, yang tengah mengunjungi kerabat, lupa membawa obat untuk penyakit diabetesnya.

Shivram lalu menelepon anaknya beberapa kali, tapi tidak ada jawaban. Khawatir, Shivram lalu meminta bantuan kerabatnya, Devendra Bhoir untuk datang dan mencari tahu apa yang terjadi.

BACA JUGA:   Terlupakan oleh Ayahnya, Bocah 4 Tahun Meninggal di Dalam Mobil

Begitu sampai di rumah Pandarinath, ia tak bisa masuk karena pintu terkunci dan tak ada yang menjawab dari dalam rumah.

Namun ketika Bhoir mengintip lewat jendela, ia melihat Vinayak, Kavita, dan remaja itu sedang menghajar Pandarinath dan Chandubai dengan bambu.

Bhoir lantas melapor polisi dan memaksa tiga orang tersebut untuk berhenti. Tapi ketiganya terus melanjutkan ritual.

“Kavita dan Vinayak mengatakan mereka adalah makhluk suci yang mengusir roh jahat,” ujar Bhoir kepada polisi.

BACA JUGA:   Dituding Gelapkan Dana Nasabah Rp58 Miliar, Pemilik dan Direksi PT Kreshna Dilaporkan ke Polisi

Beberapa saat kemudian, Pandarinath meninggal di tempat kejadian, semenatar Chandubai mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Inspekstur senior polisi Khadakpada Ashok Pawar mengatakan pelaku mengakui penyerangan tersebut dilakukan atas instruksi dari dukun Patil.

Polisi kini telah menangkap Kavita, Vinayak, remaja, dan dukun, mendakwa mereka dengan pasal pembunuhan dan praktek ilmu hitam.

(dekk)

sumber: suara.com