Liverpool Memiliki Teknologi Otonom Perbaikan Lubang di Jalan Raya

BATAMCLICK.COM, Universitas Liverpool di Inggris telah mengumumkan pembuatan Robotiz3d, perusahaan yang akan mengembangkan sistem perbaikan jalan secara otonom. Mereka menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan robotika pada sistem baru untuk mendeteksi dan memperbaiki kerusakan jalan seperti lubang dan keretakan di jalan.

Robotiz3d akan memudahkan pekerjaan perbaikan jalan raya sehingga tidak dilakukan secara manual dan membutuhkan banyak waktu. Robot ini sedang dalam tahap komersialisasi teknologi yang akan dipatenkan dan dikembangkan oleh Laboratorium Teknik Robotika Universitas Liverpool.

BACA JUGA:   Madrid Jangan Asal Main Pecat Zidane

Penemu sekaligus CEO Robotiz3d, Lisa Layzell, mengungkapkan bahwa tim yang bekerja saat ini ingin memperkenalkan berbagai teknologi yang bermanfaat di masa depan. Salah satunya adalah robot yang dapat memperbaiki jalanan yang rusak dengan mudah dan dalam waktu yang relatif singkat.

“Tim Robotiz3d memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang robotika dan AI untuk mewujudkan proyeknya dan memperkenalkan inovasi terdepan di dunia untuk pengelolaan jalan raya,” kata Layzell.

BACA JUGA:   Kuliah Tatap Muka 2021, Dirjen Vokasi: Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa

Peneliti lain seperti Dr Paolo Paoletti dan Dr Sebastiano Fichera dari Fakultas Teknik telah menguji teknologi ini selama empat tahun terakhir. Mereka berpikir bahwa teknologi ini akan berkembang dan banyak digunakan di seluruh dunia.

Sebelum penemuan Robotiz3d, belum ada teknologi otonom yang tersedia untuk mengatasi jalan berlubang atau retak. Perbaikan jalan rusak juga diperkirakan mencapai lebih dari GBP 1 miliar dalam kurun waktu satu dekade terakhir.

BACA JUGA:   Heboh Modus Baru Penipuan di ATM, Slot Uang Diganjal Plakat Besi

“Robotiz3d Ltd akan mengembangkan sistem robotik yang digerakkan oleh AI untuk memperbaiki jalan berlubang, baik nasional maupun internasional,” kata Paoletti.

Sistem yang dibangun dapat mendeteksi dan mengkarakterisasi kerusakan jalan seperti retakan dan lubang secara mandiri. Robot juga akan menilai dan memprediksi tingkat keparahan kerusakan tersebut dan memperbaiki retakan sehingga tidak berkembang menjadi jalan berlubang. (mat)

sumber: SINDOnews.com