Selain Menipu, Pria Ini Juga Ngaku Polisi buat ‘Modusin’ Perempuan

Batamclick.com, Pria berinisial JEM (25) ditangkap polisi karena melakukan penipuan. Selain menipu dalam bentuk materi, pelaku mengaku sebagai polisi untuk bisa mendekati perempuan.

“Sejak November 2020, dia inisiatif jadi polisi gadungan dengan harapan bisa dekati perempuan. Kasus terakhir ini dia lakukan penipuan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/3/2021).

JEM ditangkap tim di bawah pimpinan Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen, Kanit II Kompol Ressa F Marasabessy, AKP Reza Pahlevi, Ipda Toni Horison, dan Ipda Kardi pada Kamis (18/3). Pelaku ditangkap setelah melakukan penipuan sebesar Rp 18 juta kepada seorang warga di Jakarta Barat.

BACA JUGA:   Telantari Istri dan Nikah Lagi, Kapolres DICOPOT!

Dari kasus penipuan itu terungkap pelaku turut menggunakan status polisi gadungannya untuk mendekati beberapa perempuan. Sejauh ini total ada tiga perempuan yang telah menjadi korban penipuan pelaku. Dari ketiga korban itu JEM selalu mengatakan sebagai polisi yang berkantor di Papua.

“Polisi gadungan ini sudah ke mana-mana dan bahkan ada wanita juga didekati, dipacari. Dia janji-janji dipacari karena ngakunya sebagai polisi. Ada sekitar tiga wanita yang sempat dipacari yang semuanya mengaku JEM ini anggota Polri pangkat Iptu,” beber Yusri.

Kedok polisi gadungan pelaku terungkap dari laporan warga di Jakarta Barat yang merasa telah ditipu hingga Rp 18 juta oleh pelaku. Saat itu korban diketahui secara bertahap mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku.

BACA JUGA:   DLH Bantul: Butuh Sinergi Berbagai Pihak Selesaikan Persoalan Sampah

Saat ditagih pelaku sulit dihubungi. Korban yang curiga kepada pelaku kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.

Polisi kemudian berhasil mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti mulai dari seragam dinas hingga airsoft gun. Barang-barang tersebut didapat pelaku dengan membeli di pasar dan secara online.

Pelaku JEM diketahui pernah mencoba ikut tes masuk polisi namun berujung gagal. Dari tes tersebut pelaku mengetahui seluk beluk kepolisian.

“Dia ini aslinya pedagang, dia pernah mendaftar sebagai anggota polisi. Dia daftar dan gagal dari situ dia tahu selak beluk polisi,” ungkap Yusri.

BACA JUGA:   Ada Meja Khusus Untuk Sang Babinsa Desa Tamansari

Akibat perbuatannya, pelaku kini dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.

(dekkk)

sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *