Cewek yang Mau Kabur Lewat Bandara, Hari ini Dinyatakan Positif Corona

BATAMCLICK.COM: BRB (33) cewek yang berusaha kabur melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam, setelah dua kali hasil rapid tesnya Reaktif, akhirnya hari ini, Kamis (25/6/2020) dinyatakkan Positif Corona Covid 19.

Cewek berambut sepunggung itu, ditetapkan sebagai pasien positif corona Kota Batam, setelah hasil swab tesnya menunjukkan POSITIF.

“Iya hasil swab tesnya baru keluar hari ini, dan dia positif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Dr Didi Kusmarjadi SPOg pada Batamclick.

Saat ini lanjut Didi, cewek asal Sumatera Utara itu masih menjalani perawatan dan karantina di RS Khusus Covid 19 Galang, Batam, Kepulauan Riau.

“Kemarinkan kita karantina di RS Galang, ya tetap dirawat di sana,” terangnya.

BRB merupakan pasien positif corona Kota Batam yang tanpa gejala. Kondisinya hingga saat ini masih stabil dan tidak ada tanda-tanda sakit.

“Kondisinya stabil, dan tak menunjukkan gejala,” sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,

Upaya kabur yang dilakukan BRB (33) ini kandas di Ruang Tunggu Bandara Hang Nadim Batam, Senin (22/6/2020) siang. Wanita berambut sepunggung itu akhirnya digelandang ke….

RS Khusus Corona Galang, Batam Kepulauan Riau.

Berawal dari keinginannya untuk pulang ke Medan Sumatera Utara, BRB akhirnya melakukan rapid tes mandiri di salah satu rumah sakit di Batam.

Hasil pengecekan itu menunjukkan kalau ia reaktif corona covid 19.

Tak puas dengan hasil tersebut, wanita berkulit sawo matang ini pun melakukan tes rapid di rumah sakit lainnya.

Hasilnya kembali menunjukkan Reaktif corona, covid 19.

Lantaran hasilnya dua kali berturut-turut reaktif, Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Batam pun, menjadwalkan dia untuk menjalankan swab tes.

“Rencananya dia jalani swab tes hari ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Dr Didi Kusmarjadi SPOg.

Pihak medis sama sekali tak curiga kalau wanita ini akan melarikan diri, pasalnya saat berkomunikasi dengan tim medis, ia selalu ramah dan seakan paham dengan protokol kesehatan.

“Makanya kita minta dia karantina mandiri, tidak dikarantina di rusun,” lanjut Capt Corona Batam ini.

Nah, pas sampai waktunya untuk menjalani pemeriksaan atau tes swab, tim medis pun menghubungi nomor telepon wanita tersebut.

“Kita bel bel tak diangkat, sejak pagi, tim jadi curiga,” sebutnya.

Tak ingin wanita ini menjadi induk penyebar corona yang mencelakai orang lain, Dr Didi pun langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Setelah memberikan data-data yang dibutuhkan, “Dukun” teknologi canggih Polresta Barelang pun mulai bekerja.

“Terpantau, dia berada di Bandara Hang Nadim Batam,” ujar domter yang hobi bersepeda ini.

Pihak Polresta Barelang pun berkoordinasi dengan Polsek Bandara, AVSEC Bandara dan Tim KKP yang bertugas di Bandara.

“Dia diciduk di ruang tunggu bandara, sedang menunggu keberangkatan ke Medan,” lanjut Dr Didi.

Tak perlu waktu lama, wanita yang mengenakan kaus oblong hitam, celana jins ketat berwarna biru itu pun, langsung diminta untuk ikut ke ruangan isolasi di bandara.

Tak lama, satu unit mobil ambulan datang menjemputnya.

Kini demi mencegah hal-hal yang tak diinginkan, BRB harus.menjalani karantina di Rumah Sakit Khusus Corona Galang, Batam Kepulauan Riau.

Dr Didi berterima kasih atas bantuan pihak kepolisian yang sudah melacak keberadaan pasien tersebut.

“Memang yang bersangkutan belum dinyatakan positif, karena belum menjalani swab tes, tapi, dua kali rapid tesnya menunjukkan reaktif, ini sudah sangat mengarah, kita hanya tidak ingin dia menjadi penyebar virus,” ujar Capt Corona Batam.(bos)