Disebut Donald Trump Lakukan Pembunuhan Massal, Begini Respons China

BATAMCLICK.COM, China melontarkan bantahan atas tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut mereka melakukan Pembunuhan Massal.

Ketegangan antara AS dan China telah meningkat sejak wabah virus corona merebak di Wuhan dan kemudian berdampak pada ekonomi global.

Trump sejak itu menyerang China dan menuduh mereka menutupi wabah awal virus, sebuah klaim yang secara tegas dibantah China.

Serangan terbaru terhadap China adalah ketika Trump mengatakan dalam sebuah twit bahwa China melakukan “Pembunuhan Massal di seluruh dunia”. Serangan itu langsung ditanggapi oleh Beijing sehari setelahnya.

“Kami tetap berbicara kebenaran, menyajikan kebenaran dan berbicara dengan alasan, melakukan yang terbaik untuk melindungi kehidupan dan kesehatan rakyat.” kata juru bicara kementerian luar negeri ChinaZhao Lijian pada konferensi pers reguler,  dilansir dari laman Channel News Asia, Jumat (22/5).

Zhao kembali menegaskan bahwa China selalu bersikap terbuka, transparan, dan bertanggung jawab dalam memerangi pandemi. Dia menambahkan negara telah melakukan yang terbaik untuk mempromosikan kerja sama internasional dalam perang melawan virus.

Sejak awal pandemi terjadi, China telah menjadi sasaran kritik dunia internasional. Bahkan ratusan negara mendukung digelarnya investigasi internasional terhadap China untuk mengetahui asal muasal virus. Usulan itu sendiri didukung oleh China, namun mereka mengatakan bahwa investigasi itu harus dilakukan saat pandemi sudah ditangani.[]

Sumber: akurat.co