Jalan Protokol Rusak Berat Dilintasi Kendaraan Berat, Tanggung Jawab Pengusaha Dipertanyakan

BATAMCLICK.COM, Bintan – Jalan protokol dari simpang RSUD Engku Haji Daud (EHD) hingga Teluksasah, Kabupaten Bintan, rusak berat akibat lalu lalang kendaraan berat yang mengangkut tanah timbunan dari luar masuk ke dalam Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam. Maka, tanggung jawab pihak pengusaha pun dipertanyakan.

Pasalnya, sejak banyaknya lalu lalang kendaraan berat tersebut, ruas jalan langsung mengalami kerusakan yang cukup parah. Sebaliknya, akibat kerusakan banyaknya jalan berlubang, jelas sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Masyarakat mempertanyakan tanggungjawab pihak pengusaha yang melakukan kegiatan di dalam kawasan tersebut, baik masalah kerusakan jalan dan jaminan terhadap keselamatan pengguna jalan,” ujar Wakil Ketua Federasi Konstruksi Umum dan Informal (FKUI) SBSI Bintan, Hendro kepada BATAMCLICK.COM di Serikuala Lobam, Sabtu (21/11/2020).

BACA JUGA:   Kelurahan Kijang Kota Gelar Lomba Pos Kamling

Kalau masalah pendapatan atau restribusi dan juga perizinan dari kegiatan tersebut, jelas itu wewenang pihak yang berkopeten. Namun di balik pembangunan untuk perkembangan daerah, jelas tidak boleh mengabaikan kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan, Ihsan Amin, saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut, hinga berita ini diunggah belum memberikan jawaban.

Diberitakan sebelumnya, bahu jalan dari Simpang RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban hingga pintu masuk Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam mengalami kerusakan yang cukup parah.

BACA JUGA:   Apri Sujadi Tegaskan Bantuan Operasional Tim Relawan Tak Termasuk Money Politik

Rusakknya badan jalan ini diduga akibat lalu lalang kendaraan berat pengangkut tanah yang masuk ke KIB Lobam.

“Sejak akhir-akhir ini, kegiatan mobil dum truck yang lalu lalang mengangkut tanah untuk untuk pembangunan di KIB Lobam, mengakibatkan ruas jalan banyak mengalami kerusakan parah,” ujar Azwar, salah seorang warga Serikuala Lobam, Jumat (20/11/2020).

Warga berharap, dengan adanya kegiatan pembangunan di KIB Lobam, pihak perusahaan dan pemerintah bisa memperhatikan kondisi jalan dan hal tersebut juga demi keselamatan dan kemajuan bersama.

“Warga sangat mendukung pembangunan untuk kemajuan daerah. Tetapi jangan mengabaikan keselamatan masyarakat pengguna jalan, harus memperhatikan kondisi lingkungan seperti kerusakan ruas jalan di sejumlah titik, seperti terjadi saat ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Apri Sujadi Tegaskan Bantuan Operasional Tim Relawan Tak Termasuk Money Politik

Azwar khawatir jika kerusakan jalan dibiarkan begitu saja, akan menimbulkan korban jiwa.

“Antara pihak perusahaan dan pemerintah dalam hal ini, harus melihat juga kepentingan dan keselamatan masyarakat terutama pengguna jalan. Apalagi kendaraan yang lalu lalang, kendaraan besar seperti dum truck. Jalan cepat rusak, bisa jadi karena memang kelas atau konstruksi bukan untuk kendaraan berat. Sehingga harus jadi perhatian bersama,” kata Azwar, yang diamini warga lainnya.

Sumber: BATAMTODAY