Bantu Cari… Bakal Dikasih Imbalan

BATAMCLICK.COM: Selama tiga hari terakhir, Orta Sari, seorang warga Perumahan Griya Buana Indah, Batamcenter, Batam, tidak bisa tidur nyenyak. Ia terus memikirkan anjing kesayangannya yang hilang sejak Sabtu (18/2/2023) dini hari yang lalu.

“Anjing saya hilang sekitar jam dua pagi,” kata Orta ketika dihubungi pada Selasa (21/2/2023) pagi.

Sejak anjingnya hilang, ia bersama keluarganya sudah berusaha mencari ke seluruh penjuru Kota Batam dan juga memasang pengumuman di media sosial.

“Siapa saja yang menemukannya akan saya berikan imbalan,” ujarnya.

Anjing ras berwarna putih-hitam yang sangat terawat itu telah diasuh oleh Orta sejak kecil dan saat ini berusia dua tahun. Bagi Orta, harganya tidak masalah seberapa pun, karena anjing itu sangat berarti baginya.

BACA JUGA:   Sukseskan Pemilu 2024, TelkomGroup Amankan Layanan Melalui 87 Posko Nasional Hingga Daerah

“Ada orang yang pernah menawar Rp 12 juta untuk membeli anjing saya,” katanya.

Orta menduga anjingnya telah dicuri karena talinya terputus seperti digunting, sehingga kemungkinan besar anjingnya tidak mampu melepaskan diri sendiri. Apalagi anjingnya sangat jinak dan cenderung tinggal di rumah.

“Anjing saya terikat di dalam pagar,” katanya.

Orta curiga bahwa sindikat pencurian anjing yang sangat profesional terlibat dalam kejadian tersebut, karena di teras rumahnya ditemukan sisa makanan yang dicurigai mengandung bius yang membuat anjingnya tidak sadarkan diri.

“Kami menemukan tomat dan beberapa sisa makanan lainnya. Kami juga tidak mendengar anjing saya menggonggong. Kami menduga pelakunya lebih dari satu orang,” ujarnya.

BACA JUGA:   Telkom - Public Expose Live 2023: Fokus pada FMC dan Data Center, Telkom Pastikan Transformasi 5BM Berjalan Lancar

Selain itu, salah seorang tetangganya merekam sebuah mobil yang berhenti di dekat rumahnya pada dini hari. Meski rekaman CCTV tidak menyorot secara jelas ke arah rumah Orta, ia masih curiga bahwa mobil tersebut berhubungan dengan kejadian tersebut.

“Kami tidak menuduh siapa-siapa, tetapi kami curiga dengan mobil itu,” kata Orta.

Orta juga mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami kejadian serupa tiga tahun yang lalu, di mana anjing peliharaannya mati secara tiba-tiba karena diduga diracun.

“Kali ini, kami akan membuat laporan ke polisi,” katanya.

BACA JUGA:   Serda Sukarji Bantu Ngatmo Mencari Dedaunan Pakan Kambing

Orta berharap masyarakat Batam yang menemukan keberadaan anjingnya segera menghubunginya, dan ia bersedia memberikan hadiah bagi siapa saja yang menemukannya.

“Jika Anda melihat atau menemukan anjing saya, mohon hubungi saya di nomor telepon 082173548862,” tutupnya.(lis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *