Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Kesulitan Imbas Lockdown, Saleh Desak Pemerintah Beri Bantuan

BATAMCLICK.COM: Anggota Komisi IX DPR RISaleh Partaonan Daulay mendorong pemerintah untuk memperhatikan dan membantu Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri, khususnya di Malaysia.

Saleh menuturkan, sejak Malaysia menerapkan Lockdown PMI banyak yang alami kesulitan. Hal ini diketahuinya berdasaarkan aduan dari organisasi Pusat Penyelesaian Permasalahan WNI di Malaysia dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia.

“Saya kira ini tidak bisa dikesampingkan. Kementerian Ketenagakerjaan harus segera merumuskan langkah dalam memberikan bantuan kepada mereka,” ucap Saleh dalam keterangan resminya, Jumat (27/3/2020).

Saleh menuturkan, bantuan perlu diberikan, mengingat para PMI di Malaysia banyak yang bekerja di sektor informal seperti buruh bangunan, buruh pabrik, restoran, cleaning service, dan lainnya. Mereka rata-rata menerima gaji harian atau mingguan. Dengan kondisi Lockdown, dipastikan mereka tidak bisa bekerja, terutama mereka yang tidak memiliki kontrak kerja resmi.

“Pihak majikan tentu dengan mudah melepas mereka tanpa beban. Akibatnya, mereka akan tinggal di rumah atau tempat kos-kosan tanpa penghasilan,” tuturnya.

Mirisnya, ungkap politisi PAN itu bahwa PMI memiliki tabungan terbatas. Bahkan, kemungkinan untuk bertahan hingga pertengah April mereka tidak mampu.

“Menurut informasi yang saya terima, persediaan dan tabungan mereka saat ini sudah sangat tipis sekali. Belum tentu bisa bertahan sampai pertengahan April nanti,” tukasnya.[]


Sumber: akurat.co