MANTAP, Dir Reskrimum Polda Kepri Nominator Tokoh Peduli Trafficking Dunia

BATAMCLICK.COM,BATAM –  International Organization for Migration atau Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) yang merupakan sebuah organisasi antar pemerintah yang terdepan dan berdedikasi untuk mempromosikan migrasi yang berperikemanusiaan dan teratur yang bermanfaat bagi semua orang.

IOM berdiri sejak tahun 1951 sedangkan di Indonesia sudah mulai beroperasi sejak tahun 1979. IOM memberikan Penghargaan yang diberikan kepada pahlawan-pahlawan kemanusiaan, untuk memerangi tindak perdagangan manusia di seluruh dunia penghargaan tersebut yaitu Trafficking in Persons (TIP) Report Hero Acting to End Modern Slavery Award.

TIP Report dibentuk oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat sejak tahun 2001. Penghargaan ini diberikan pada bulan Juni, dan diadakan setiap dua tahun sekali. 

Sedangkan untuk tahun 2020 ini Direktur Reserse Kriminal Umum ( Dir Reskrimum) Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto dinobatkan sebagai salah satu nominasi yang berasal dari Indonesia dalam ajang penghargaan bergengsi skala international Traficking in Persons (TIP) Report Hero Acting to End Modern Slavery Award bertempat di New York, Amerika Serikat.

Arie masuk dalam nominasi tersebut karena dilihat aktif dalam memberantas tindak pidana perdagangan orang.
Saat Batamclick.com mengkonfirmasi terkait hal tersebut, Arie membenarkan bahwa dirinya masuk dalam nominasi TIP Report Hero Acting to End Modern Slavery Award 2020, di Amerika.

” Saya kaget waktu diberitahu masuk nominasi dalam ajang skala international tersebut, saya diberitahu oleh perwakilan IOM (Internasional Organization for Migration) yang ada di sana,” ujar Arie, Rabu (19/2/2020).

Ia menjelaskan, IOM Indonesia bekerja dalam beberapa bidang manajemen migrasi yang luas berikut ini, salah satunya yaitu dalam Penanganan Perdagangan Orang dan Migrasi Tenaga Kerja.

” Selama ini saya hanya mencoba mengabdikan dirinya sebagai pribadi yang peduli dengan tindakan perdagangan orang dan juga tanggungjawabnya sebagai anggota Polri,” jelasnya.

Arie mengatakan, untuk layak masuk atau tidak nya nominasi tersebut tentunya mereka punya persyaratan atau kriteria tertentu.

” Ia mengaku sangat bangga atas nominasi tersebut. Dikatakannya sekecil apapun prestasi yang diraihnya dapat memotivasi banyak orang khususnya di Institusi Polri agar mengabdi kepada negara dan masyarakat sepenuh hati.

“Semoga saja prestasi ini tidak membuat saya lupa akan tanggungjawab yang masih banyak di depan saya dan dapat memotivasi yang lainnya,” ujar Arie.

Arie menjelaskan, bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada siapapun yang tergabung dalam LSM atau pejabat pemerintahan, dari anggota parlemen seperti petugas kepolisian yang dengan aktif memberantas perdagangan manusia.(lin)