Butuh Biaya 1,1 Miliar untuk Operasi Kembar Siam, Eh… BPJS hanya Tanggung Rp11 Juta


BATAMCLICK.COM: Operasi pemisahan terhafap bayi kembar siam yang akan ditangani oleh tim media RSBP Batam bersama sejumlah doketer bedah berpengalaman termasuk dari RS dr Soetomo Surabaya dan Tim Keperawatan, Tim ICU, Tim Anastesi, Tim Bedah Anak, Tim Bedah Toraks, Tim Bedah Plastik, direncanakan akan berlangsung pada Maret 2020 mendatang.

Bayi kembar siam merupakan anak dari pasangan Suci Rizky dan bapak Hidayat warga Kavling Punggur.


BACA JUGA:


Ia dilahirkan secara normal di rumah sakit Santa Elisabeth, pada Sabtu (7/12/2019) lalu. 

Dari hasil observasi, kemungkinan besar tindakan operasi yang dilakukan nantinya hanya mampu menyelamatkan salah seorang dari bayi kembar siam tersebut.

Hal ini dikarenakan, bayi kembar siam itu tidak memiliki organ yang komplit. Salah seorang dari mereka memiliki organ tubuh yang tidak stabil dan hanya bersifat menempel.

Ketua Kembar Siam Batam, dr Indrayati mengatakan, biaya operasi kembar siam ini mencapai Rp 1,1 miliar.

Biaya tersebut merupakan biaya yang paling minimal, untuk penanganan bayi kembar siam.

“Itu berdasarkan kalkulasi besaran anggaran yang dibutuhkan untuk melangsungkan operasi mencapai Rp 1,1 Milliar,” ungkapnya.

Sementara itu dijelaskannya, pihak Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) hanya dapat menanggung biaya operasi kembar siam itu sebesar Rp 11 juta.

“BPJS kesehatan hanya sanggup menanggung Rp11 juta, jadi memang sangat jauh,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya optimis bahwa uluran tangan masyarakat Kepri khusunya Batam dapat meringankan beban keluarga. 

“Bagi masyarakat khususnya yang ada di Batam dan umumnya diseluruh Indonesia bisa menyalurkan bantu untuk Operasi pemisahan bayi kembar siam melalui *Bank BRI, No Rek : 0331-01-006402-53-8, Atas nama Kembar Siam Kepulauan Riau*.

“Kami sangat membutuhkan bantuan serta uluran tangan dari masyarat Kepri, sekecil apapun itu sangat berarti bagi  keselamatan bayi kembar siam yang akan melakukan Operasi pemisahan,” tutupnya.(lin)