Jalan Masuk Perumahan Bak Kubangan Sawah, Warga Barcelona Minta Pertanggungjawaban Developer


Janji ada Club House dan Kolam Renang, Nyatanya Nihil

BATAMCLICK.COM: Warga Perumahan Barcelona Residen, RW 35, Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau mengeluhkan kondisi lingkungan mereka yang tak kunjung diselesaikan pembangunannya oleh pihak developer PT Multi Propertindo Mandiri.

Perumahan yang terletak di pinggir jalan raya arah ke Bandara Internasional Hang Nadim Batam itu, hingga kini belum memiliki jalan masuk ke perumahan layaknya jalan.

Ini janji developer di brosur penjualan, kenyataan banyak yang tak ada, kolam renang, club house, jalan masuk.

BACA JUGA:

“Masih tanah, kalau panas berdebu, kalau hujan becek, licin, warga sudah banyak yang jadi korban jatuh dari motor karena jalannya licin,” ungkap Darma salah seorang tokoh masyarakat perumahan tersebut kepada batamclick.com, Kamis (12/12/2019) pagi.

Dijelaskan Darma, pembangunan dan pemasaran perumahan itu sudah dilakukan sejak tahun 2011 silam.

Jalan masuk perumahan Barcelona.

Saat dipasarkan, pihak developer membubuhkan sejumlah fasilitas umum untuk warga seperti masjid, kolam renang, club house, taman bermain, dekat dengan puskesmas, dekat dengan sekolah dana lain-lain.

“Tapi sudah hampir 7 tahun saya bermukim di sini, tak ada yang namanya club house dan kolam renang dibangun, bahkan lahan yang awalnya akan dibangun club house oleh developer dibangun lapangan voly alakadarnya, kan dah jauh kali bedanya itu,” ungkap Darma.

Jalan masuk perumahan Barcelona.

Ia juga menambahkan puskesmas yang katanya dekat, ternyata hanya puskesmas pembantu, dan jaraknya lebih dari 500 meter, begitu juga sekolah, yang ada di sekitar situ hanya sekolah swasta.

“Okelah kalau hal itu, tapi yang paling mendesak ini masalah jalan masuk yang belum diaspal dan fasilitas umum yang harusnya ada di dalam komplek perumahan, itu harus secepatnya dibangun oleh developer,” tegasnya.

Menurut Darma, dalam waktu dekat warga bersama RT dan RW akan menggelar rapat dan mengundang pihak developer untuk meminta kejelasan tanggung jawabnya dalam pembangunan perumahan Barcelona Residen.

Sudah banyak warga yang menjadi korban, jatuh dari motornya karena jalan licin saat hujan.

“Ya kami akan melakukan penyelesaian secara musyawarah dulu, kalau nanti buntu, makan akan kami tarik ke ranah hukum, karena ini sudah tidak sesuai dengan janji-janji yang dibuat developer, kami sebagai konsumen berhak meminta developer membangun lingkungan itu sesuai dengan apa yang mereka janjikan di brosur pada saat memasarkan perumahan ini,” tutup Darma.

Sementara itu, pihak developer PT Multi Propertindo Mandiri belum bisa dihubungi, telepon kantor yang dihubungi tidak diangkat.(bos)