Kenalkan Pakaian Adat Melayu, Harris Hotels Group Terapkan Penggunaan Baju Kurung


BATAMCLICK.COM: Group HARRIS Hotels di Batam ikut memperkenalkan budaya Melayu kepada wisatawan dengan cara berpakaian melayu di setiap hari Kamis.

Ini merupakan salah satu tujuan agar wisatawan secara tidak langsung menegenal budaya Melayu. Hal ini juga yang tertera di edaran surat Walikota Batam untuk ikut memperkenalkan budaya Melayu baik kepada wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara.


BACA JUGA:

Ajakan yang disampaikan Walikota Batam melalui surat edaran yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam kepada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ardiwinata mengatakan surat edaran ini sebagai tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu.

“Penggunaan pakaian adat melayu sendiri mempunyai makna di baliknya. Seperti contoh dalam hal penggunaan kain samping bagi laki-laki. Kain samping merupakan kain yang dililitkan pada bagian luar baju melayu pria. Penggunaan kain samping ini juga ada aturan tersendiri. Untuk yang belum menikah, di atas lutut. Kalau sudah menikah, panjang sampai bawah lutut,” jelas Ardi,Kamis( 05/12/2019).

Ditambahkannya, menggunakan pakaian melayu untuk karyawan resepsionis di hotel, dan juga ada menu makanan khas melayu yang disediakan di HARRIS Cafe untuk lebih memberikan pengalaman budaya selama berlibur di Kota Batam, seperti mie lendir, mie laksa dan ikan asam pedas.

“HARRIS Hotels menitik beratkan pengalaman tamu selama menginap di hotel, baik dari pelayanan yang diberikan, produk terbaik, kenyamanan, kebersihan dan terpenting pengalaman berlibur di Kepulauan Riau yang berbudaya Melayu”, ujar Dila selaku Marketing & Branding Manager HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam Center.(lin)